Klaim RS Rujukan Covid-19 Telah Dibayar, Ini Daftarnya

Kamis , 22 Juli 2021 | 12:28
Klaim RS Rujukan Covid-19 Telah Dibayar, Ini Daftarnya
Sumber Foto: South China Morning Post.
Ilustrasi.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sudah melakukan pembayaran klaim rumah sakit rujukan Covid-19 sebesar Rp22.880 triliun.

"Yang sudah kami transfer ke RS di mana transfer ini terdiri dari bulan layanan pasien-pasien di 2021 sebesar 14.713 triliun kemudian kami juga proses pembayaran tunggakan, pelayanan pasien yang sudah diberikan pada 2020 sebesar 8,166 triliun," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Rita Rogayah,  dalam konferensi press virtual Update Pembayaran Klaim Rumah Sakit, Rabu (21/7/2021).

Menurut Rita, pembayaran klaim tersebut diberikan untuk bulan layanan 2020 dan 2021. "Istilah tunggakan di sini adalah semua pelayanan di tahun 2020 yang ditagihkan di 2021," ujar Rita.

Rita mengatakan, realisasi pembayaran klaim, paling banyak kepada rumah sakit swasta dan rumah sakit umum daerah (RSUD). Ia mengatakan, tercatat ada 805 rumah sakit swasta yang sudah dibayarkan klaim rumah sakit sebesar Rp 11,83 triliun dan Rp 6,87 Triliun RSUD.

Disusul lagi RS Vertikal, RS TNI-Polri, BUMN dan kementrian lainnya jadi pelayanan yang banyak dibadac RS Swasta dan RS Daerah," ungkap Rita. Berikut jumlah rumah sakit rujukan Covid-19 yang sudah dilakukan pembayaran klaimnya:

1. 11 RS Kementerian lainnya sebesar Rp. 430.037 miliar

2. 23 RS BUMN sebesar Rp. 705.389 miliar

3. 30 RS Kemenkes sebesar Rp. 1.352 triliun

4. 33 RS Polri sebesar Rp. 581.139 miliar

5. 58 RS TNI sebesar Rp. 1.046 triliun

6. 418 RS Daerah sebesar Rp. 6.872 triliun

7. 805 RS Swasta sebesar Rp. 11.893 triliun. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load