Indonesia Kembali Kedatangan 8 Juta Vaksin Sinovac Tahap ke-29

Kamis , 22 Juli 2021 | 11:37
Indonesia Kembali Kedatangan 8 Juta Vaksin Sinovac Tahap ke-29
Sumber Foto Antara/Muhammad Iqbal
Vaksin Sinovac

JAKARTA - Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac tahap ke-29. Hari ini, ada 8 juta vaksin Sinovac yang telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan kedatangan vaksin ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga seluruh bangsa dari bahaya Covid-19.

"Hari ini kita menyambut kedatangan vaksin Sinovac tahap ke-29 sebanyak 8 juta dosis. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah menjaga seluruh bangsa Indonesia dari bahaya Covid-19. Kita perlu menyambut baik hadirnya vaksin ini dan semoga akan semakin memperkuat langkah kita melewati ujian yang sungguh kita rasakan berat ini," kata Yaqut dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Setpres, Kamis (22/7/2021).

Ia mengungkapkan, program vaksinasi pemerintah merupakan bagian penting menuju herd immunity atau kekebalan kelompok. Dia mengatakan, sejak awal 2021 lalu, pemerintah sudah menggalakkan vaksinasi untuk melindungi bangsa Indonesia.

"Sebagaimana kita ketahui bersama pemerintah sudah menargetkan program vaksinasi sebanyak 2 juta orang sehari di bulan Agustus. Tentu ini membutuhkan pasokan vaksin yang cukup dan kedatangan vaksin Covid-19 ini akan mendorong percepatan program vaksinasi secara nasional," ia mengungkapkan.

Yaqut pun menekankan, program vaksinasi ini tidak akan berhasil tanpa kerja sama dan dukungan dari semua pihak. Karena itu, dia mengajak tokoh agama hingga pimpinan ormas untuk bersama-sama mensukseskan program vaksinasi ini.

"Karena itu kami mengajak kepada para tokoh agama, ,pimpinan ormas keagamaan, lembaga keagamaan dan seluruh elemen bangsa ini untuk terus bersama-sama mensukseskan program vaksinasi dengan proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi dan membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat secara luas," ia menambahkan.(*)



Sumber Berita: Detik.com/Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load