PPKM Darurat, Pemeriksaan Antigen di Simpul Transportasi

Sabtu , 03 Juli 2021 | 09:42
PPKM Darurat, Pemeriksaan Antigen di Simpul Transportasi
Sumber Foto: RRI.co.id.
Ilustrasi.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan Swab Test Covid-19 Antigen secara acak pada sejumlah tempat transportasi publik yang terintegrasi (simpul) transportasi di sejumlah daerah algomerasi. 

Pemeriksaan itu diungkapkannya untuk memenuhi upaya Tracing, Tracking dan Treatment (3T) Covid-19 saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung sejak 3-20 Juli 2021. 

"Dalam pelaksanaan penguatan 3T serta pelaksanaan SE dimaksud akan dilaksanakan random sampling antigen test Covid-19 kepada pada simpul-simpul transportasi diantaranya Terminal, Stasiun Kereta Api khususnya diwilayah dan kawasan algomerasi," kata Budi Karya Sumadi dalam Sosialisasi Pengaturan Perjalanan Selama Pemberlakuan PPKM Darurat yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Jakarta (3/7/2021). 

Pemeriksaan Swab Antigen acak itu ditegaskan Budi Karya, juga sebagai bentuk pengawasan pemerintah terhadap mobilitas masyarakat saat PPKM Darurat diterapkan. Untuk itu ia menuturkan bahwa pengawasan mobilitas masyarakat tersebut akan turut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak terkait lainnya. 

"Kementerian Perhubungan bersinergi dengan TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan steakholders terkait dalam melakukan pengetatan di perbatasan, antar kawasan dan wilayah algomerasi," tuturnya.  "Melakukan pemeriksaan dokumen kelengkapan perjalanan sebagai syarat," sambung Budi Karya. 

Dengan demikian, Menhub Budi Karya Sumadi berharap agar seluruh masyarakat dapat mematuhi dan mengikuti jalannya ketentuan peraturan PPKM Darurat. Sebab Dia menyakini, dengan dilaksanakannya secara ketat peraturan PPKM Darurat tersebut dapat menekan lonjakan kasus penularan virus Covid-19 secara nasional. 

"Marilah kita patuhi, untuk melaksanakan kegiatan ini demi keselamatan kita bersama. Hnya dengan kebersamaan kepatuhan dan kerja keras serta kesungguhan kita bersama, InsyaAllah kita akan berhasil menekan penambahan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia," pungkas Budi Karya Sumadi. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load