Ini Cara Daftar Vaksinasi "Drive-Thru" Polres Jaksel

Rabu , 30 Juni 2021 | 09:35
Ini Cara Daftar Vaksinasi
Sumber Foto: The Press Democrat.
Ilustrasi.

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan menerapkan dua prosedur atau metode bagi masyarakat yang ingin mendaftar vaksinasi drive-thru Covid-19. Kapolres Metro Jaksel Kombes Pol Azis Andriansyah mengungkapkan, yang pertama adalah masyarakat bisa melakukan pendaftaran dengan men-scan barcode yang disediakan oleh jajarannya.

“Yang berikutnya ada yang mendaftarkan diri secara manual atau secara langsung on the spot, dua-duanya kita layani dan nanti akan ada petunjuk hari apa bisa melaksanakan kegiatan vaksinasi,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Selasa (29/6/2021).

Azis menjelaskan, bahwa skema vaksinasi drive-thru itu sendiri merupakan salah satu cara atau metode yang dilaksanakan pihaknya guna mempercepat pelaksanaan kegiatan vaksinasi nasional. “Beberapa metode sudah kita laksanakan, dari mulai metode stasioner, itu biasanya untuk ditempatkan di beberapa lokasi tertentu dalam jumlah yang massal,” ujarnya.

Azis menyatakan bahwa vaksinasi drive-thru ini ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu atau mobilitasnya tinggi yang tidak bisa untuk melaksanakan antrean vaksinasi di lokasi-lokasi massal.

“Maka ketika mereka beraktifitas, mau berangkat kerja, pulang kerja atau aktivitas yang mobilitasnya tinggi bisa mampir di gerai drive-thru vaksin PRESISI yang di samping Polres Metro Jakarta Selatan,” katanya. Sementara untuk mengantisipasi membludaknya antusiasme masyarakat, lanjut Azis, pihaknya pun telah menyiapkan beberapa langkah.

“Yang jelas kita tidak sekedar membuka kuota saja di luar kemampuan, maka ketika sudah melebihi kuota kita stop untuk beberapa saat, kemudian nanti akan dibuka lagi. Jadi tidak kita buka los begitu saja, ketika kuotanya sudah full, ya kita hentikan sampai kemudian semuanya terlayani dengan baik, baru kita buka lagi ya,” ungkapnya.

Untuk kuota sendiri, Azis menargetkan per harinya hanya sekitar 50 orang saja. Hal itu agar tidak terjadi penumpukan dan juga agar tidak membuat vaksinator kewalahan dan kelelahan. “Mulai dari jam 9 sampai dengan selesai, biasanya sekitar jam 15 sudah selesai,” ujarnya.

Sedangkan batas waktu pelaksanaan sendiri, Azis mengaku tidak bisa memastikan. Namun, ia menegaskan bahwa selama persediaan vaksin masih ada, maka pihaknya akan terus menggelar vaksinasi drive-thru tersebut.

“Ya, sampai stok vaksinnya masih tersedia. Itu (jumlah) pemerintah kalau ngomongin vaksinnya, ya kita tinggal minta pemerintah, itu (jumlah) nanya ke pemerintah ada berapa banyak vaksinnya, kalau kita tinggal minta aja,” jelasnya. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load