Covid-19, Ambil Rapot SMP Tangerang "Drive Thru"

Rabu , 23 Juni 2021 | 09:50
Covid-19, Ambil Rapot SMP Tangerang
Sumber Foto: RRI.co.id.
Pengambilan raport dengan sistem drie-thru.

JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat sekolah semakin kreatif dalam melayani siswanya. Salah satunya adalah menerapkan pengambilan raport dengan sistem layanan tanpa turun (lantatur) atau lebih dikenal drive thru. Contohnya di SMPN 27 Kota Tangerang, Jalan Villa Tangerang Regency, RT001/RW012, Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. 

Dengan sistem ini, siswa atau pun wali murid yang hendak mengambil rapor tidak perlu berkerumun untuk mengambil raportnya. Sebagaimana layaknya sistem lantatur pada rumah makan cepat saji, mereka yang akan mengambil raport bisa langsung membawa kendaraannya ke halaman sekolah dengan mengikuti jalur masuk yang dibuat pihak sekolah menggunakan tali rafia. 

Jalur ini dibuat cukup sempit sehingga sepertinya hanya dibuat untuk kendaraan roda dua saja. Tali  itu dibentangkan hingga di ujung di mana telah menunggu wali kelas. Sesampai di ujung jalur, siswa turun dari motor sebentar lalu menghampiri guru dan mengambil raportnya. Begitu usai, pengambil raport itu bisa berputar ke kanan mengikuti jalur keluar sekolah yang bersebelahan dengan jalur masuk tadi.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 27 Kota Tangerang, Dedi Herdiana, sistem pengambilan rapor lantatur ini dibuat untuk menghindari kerumunan. “Kebetulan juga tempat parkir kami dipakai oleh pegawai puskesmas, karena pihak puskesmas tidak punya tempat parkir,” kata Dedi, Selasa (22/6/2021).

Dedi mengaku, pengetatan protokol  Kesehatan yang mengharusnya menjaga jarak serta menghindari kerumunan membuat sekolah harus menerapkan keadaan tersebut. Terlebih hal itu sudah berlangsung sejak tahun lalu. “Jadi ini efektif mencegah kerumunan, terlebih waktu pengambilan rapor untuk satu kelas diperpanjang, sehingga tidak ada penumpukan. Datang satu orang, lalu pulang lagi,” pungkasnya.

Sementara wali kelas IX.5, Jiran Supriyanto menjelaskan, untuk sistem lantatur satu kelas diberi waktu satu jam untuk menyerahkan rapornya kepada siswa. “Jadi jam ini kebetulan giliran kelas IX.5, Nanti siapa lagi, pokoknya bergilir,” jelasnya. Pengambilan rapor secara lantatur ini sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load