BOR Rumah Sakit di 87 Kabupaten/Kota Hampir Penuh

Senin , 21 Juni 2021 | 13:54
BOR Rumah Sakit di 87 Kabupaten/Kota Hampir Penuh
Sumber Foto CNBC Indonesia
Ilustrasi

JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa keterisian kamar di rumah sakit (bed occupancy rate--BOR) di 87 kabupaten kota hampir penuh atau diatas 70%.

"Terdapat 87 kabupaten kota yang fasilitas rumah sakit di atas 70 persen di 29 provinsi. Oleh karena itu, arahan bapak Presiden untuk terus menjaga kedisiplinan masyarakat tentang 3M, dan ini merupakan penugasan di BNPB," kata Airlanga dalam keterangan pers yang diunggah dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (21/6).

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) mengatakan, Kepala Negara juga memberikan arahan kepada jajarannya untuk lebih fokus pada tindakan penanganan di beberapa daerah yang memiliki lonjakan kasus tinggi.

“Kemudian bapak presiden menyampaikan apa yang terjadi di lapangan dan tindak lanjut yang telah dilakukan oleh TNI dan Polri terutama untuk menangani di beberapa daerah yang tinggi duluan, yaitu Riau, Kepri, Bangkalan, maupun Kudus," ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk fokus menangani virus Corona bagi ibu hamil dan anak-ana, agar laju penularan dapat ditekan.

"Bapak presiden mendorong terkait ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, dan balita untuk ditangani oleh BKKBN. BKKBN akan tangani secara khusus terkait penanganan Covid untuk ibu hamil, ibu melahirkan, balita, dan anak," tandas Airlangga.

Wisma Atlet

Dari Jakarta dilaporkan bahwa pasien yang di rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta terus bertambah. Data hari ini, Senin (21/6/2021) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien yang dirawat inap di Wisma Atlet bertambah 169 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, penambahan pasien di RSDC tower 4,5,6, dan 7 sebanyak 135 orang. Keempat tower tersebut merupakan, tempat perawatan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan ringan. "Pasien rawat inap 6.010 orang, semula 5.875, bertambah 135 orang dari data kemarin," kata Aris Mudian dalam keterangan tertulis, Senin (21/6).

Penambahan juga terjadi di Tower 8 Wisma Atlet Pademangan yang diperuntukkan pasien Covid-19 tanpa gejala. Dari semula 1.295 orang yang dirawat, kini menjadi 1.329  pasien. "Bertambah 34 orang dari data sehari sebelumnya," tambahnya.

Sehingga, total pasien Covid-19 yang saat ini menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet mencapai 7.339 orang.

 

Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta Letkol Laut M Arifin mengatakan, banyak pasien anak-anak yang dirawat di Wisma Atlet. Terdapat sekitar 10% pasien anak-anak dari total pasien yang ada saat ini di Wisma Atlet. "Ada anak-anak, cukup banyak lah kira-kira 10%," kata Arifin.

Arifin mengakui, terjadi peningkatan signifikan terhadap umlah pasien anak-anak.  Pada lonjakan sebelumnya seperti pada Januari-Februari lalu, pasien anak yang masuk ke Wisma Atlet tidak sebanyak saat ini. "Saat ini cukup banyak, ada yang 2 tahun, yang masih gendongan juga ada," kata Arifin.

 



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load