Tiap Desa di Karanganyar Siapkan Ruang Isolasi

Jumat , 11 Juni 2021 | 09:42
Tiap Desa di Karanganyar Siapkan Ruang Isolasi
Sumber Foto: CNN Indonesia.
Ilustrasi.

JAKARTA - Usai mencatat 143 orang terkonfirmasi positif Covid-19, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak menjadi wilayah zona merah persebaran Covid-19. Forkopimcam telah menyiapkan ruang isolasi di masing-masing desa, guna meminimalisir penularan Covid-19.

“Jadi tiap desa ada ruang isolasi, jadi kan seperti ini di semua desa baik ditemukan lonjakan kasus Covid-19 atau tidak sudah disiapkan tempat isolasi.  Untuk pemberlakuan lockdown di fokuskan untuk RT yang zona merah, sebatas lockdown itu sebatas keluar masuk warga itu 1 pintu," ungkap Camat Karanganyar Sugianto.

"Itu juga beberapa desa sudah di lakukan seperti di Undaan, Tugu Lor, dan Undaan Lor. Itu kan semua desa nggak, tergantung kebutuhan dan tingkat kerawanan penularan Covid-19,” sambungnya.

Sejauh ini, katanya, 6 desa di Karanganyar tercatat masuk dalam zona merah. Undaan Lor, Ketanjung, Ngemplik Wetan, Karanganyar, Ngaluran, Tugu Lor, menjadi fokus perhatian bagi Satgas Penanggulangan covid-19 melalui edukasi dan pendisiplinan protokol kesehatan.

Pemerintah  melalui Dinas Kesehatan telah melakukan tracing, testing dan treatment  secara terpadu. Masyarakat yang diisolasi di tiap desa mendapat bantuan sembako dari Pemerintah melalui alokasi dana desa.

Dia mengatakan, masifnya penyebaran virus corona lantaran secara geografis Karanganyar berbatasan langsung dengan Kudus dan sebagian masyarakatnya bekerja di Kota Kretek. “Ini yang paling tinggi itu limpahan dari Kudus, karena masyarakat Karanganyar juga banyak yang bekerja di Kudus masalahnya,” ungkap Sugiyanto kepada RRI, Kamis (10/6/2021)

Sugiyanto menambahkan, pihaknya telah bekerja optimal dan berharap masyarakat dapat bahu membahu serta bersinergi supaya  angka penularan Covid-19 agar lebih mudah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di masyarakat mengingat status zona merah di Karanganyar. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load