Kabupaten Limapuluh Kota Masih Zona Merah COVID-19

Senin , 19 April 2021 | 09:29
Kabupaten Limapuluh Kota Masih Zona Merah COVID-19
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat menyebutkan, Kabupaten Limapuluh Kota masih bertahan di zona merah penularan Covid-19. Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, Minggu (18/4/2021), menyebutkan, dalam update zonasi periode Minggu ke-58 pandemi, 18 hingga 24 April 2021, Kabupaten Limapuluh Kota tetap belum bergeser posisinya.

“Skornya turun dari minggu sebelumnya yang 1,80. Kini skornya menjadi 1.70, dengan arti kata kondisi penanganan Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota lebih buruk ketimbang minggu sebelumnya,” ucapnya, Minggu (18/4/2021).

Menurut Jasman Rizal, ini adalah minggu kedua bagi kabupaten tersebut berada dalam zona merah, dan dengan masih berada di zona beresiko tinggi, sesuai Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020, agar secara ketat menerapkan protokol kesehatan. “Termasuk melarang sekolah tatap muka dan semua aktivitas yang melibatkan banyak orang,” ungkapnya menambahkan.

Kepala Dinas Kominfo Sumatera Barat tersebut lanjut menambahkan, untuk zona oranye, meningkat dari 11 menjadi 13 Kabupaten/ Kota, sementara zona kuning 5 kabupaten/Kota saja. “Kondisi terkini total kasus penularan di Sumbar sejak awal Pandemi adalah sebanyak 34.137 kasus. Rinciannya 31.777 sembuh, meninggal 744 dan sisanya masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri,” terangnya.

Secara keseluruhan sambung Jasman Rizal, dalam minggu ke-58 ini, Padang Panjang memiliki catatan skor terbaik dalam indikator kesehatan masyarakat dengan 2.54.

“Wilayah zona oranye adalah Pariaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Payakumbuh, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Solok Selatan, Sawahlunto, Solok dan Mentawai. Sementara zona kuning adalah Padang Panjang, Bukittinggi, Padang, Sijunjung dan Kota Solok,” pungkasnya. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load