Satgas Covid: Zona Merah Naik Lagi

Kamis , 08 April 2021 | 21:38
Satgas Covid: Zona Merah Naik Lagi
Sumber Foto Satgas Covid
Jurubicara Satgas Covid Wiku Adisasmito

JAKARTA--Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan zona merah Covid-19 di Indonesia meningkat selama sepekan terakhir. Berdasarkan data yang dipaparkan Wiku wilayah zona merah meningkat dari 5 kabupaten/kota menjadi 10 kabupaten/kota.

"Dapat dilihat bersama bahwa sangat disayangkan terjadi penambahan kabupaten kota yang berzona merah atau beresiko tinggi sebesar 50 persen dari 5 menjadi 10 kabupaten kota," kata Wiku dalam konferensi pers daring, Kamis (8/4).

Wiku mengatakan meningkatnya zona merah adalah kontribusi dari 8 kabupaten/kota yang mengalami perubahan zonasi dari oranye menjadi zona merah.

Dikutip dari Bisnis.com, delapan wilayah itu adalah Badung dan Gianyar di Bali, Kota Tangerang Selatan di Banten, Tanah Laut di Kalimantan Selatan, Barito dan Kapuas di Kalimantan Timur, Belitung di Bangka Belitung serta Mataram di Nusa Tenggara Barat.

Meski zona merah meningkat, tercatat terjadi penurunan wilayah zona oranye dari 309 menjadi 289 kabupaten/kota. "Selain itu terjadi perubahan jumlah kabupaten kota dengan zona kuning atau resiko rendah yang naik dari 201 menjadi 207 kabupaten kota. Kemudian daerah yang zona hijau atau tidak memiliki kasus baru meningkat dari 6 menjadi 7 kabupaten kota," ujarnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, sisa zona merah atau berisiko tinggi penularan Covd-19 di Indonesia hanya tersisa di 10 daerah. Adapun, di Pulau Jawa hanya tersisa di Tangerang Selatan yang masih berstatus zona merah.

Dipantau melalui covid19.go.id, Rabu (7/4) 10 wilayah yang masih termasuk zona merah adalah Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat, Belitung di Kepulauan Bangka Belitung, Barito Timur, Kota Palangkaraya, dan Kapuas di Kalimantan Tengah, Tanah Laut di Kalimantan Selatan, Kota Tangerang Selatan di Banten, dan di Badung, Gianyar, dan Buleleng di Bali.

 



Sumber Berita: Bisnis.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load