Benarkah Air Kelapa Bisa Obati COVID-19?

Sabtu , 13 Maret 2021 | 23:43
Benarkah Air Kelapa Bisa Obati COVID-19?
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Sebuah pesan berantau menyebutkan bahwa ada sebuah ramuan yang bisa menjadi obat covid-19. Resep ramuan tersebut banyak beredar melalui pesan berantai WhatsApp . Adapun resep ramuan tersebut adalah campuranair kelapa, jeruk nipis, garam, dan madu.

Disebutkan pula bahwa resep tersebut dapat membuat hasil uji rapid tes dan swab menjadi negatif. Dalam pesan berantai tersebut tertulis manfaat bahan-bahan tersebut untuk melindungi dan mengobati orang yang terkena Covid-19. Berikut petikan lengkap pesan berantai tersebut.

Tolong bantu dikasih tahu ke saudara2 kita yg kena Covid-19 atau yg akan test Rapid dan Swab.

Ini obat herbal yg manjur sekaligus anugerah dari TUHAN yg mudah didapat dan tersedia di lingkungan kita utk membunuh virus.

1 biji air kelapa muda

:melon: 1 biji jeruk nipis diperas

1/2 sendok teh garam

2 sendok madu

Semuanya diaduk dan diminum airnya. Dijamin 1 jam kemudian virusnya akan hilang dan hasil test Rapid/Swab negatif. Mudah mudahan semua dalam keadaan sehat walafiat.

Bisa di infokan ke saudara, teman atau keluarga kita. Semoga bermanfaat. Indahnya berbagi.

Bantahan didapat dari penjelasan epidemiolog hingga farmakolog, yang mengatakan meski masing-masing bahan tersebut memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, belum ada penelitian ilmiah yang spesifik mengatakan kombinasinya bisa menjadi obat Covid-19.

Air kelapa contohnya, memiliki manfaat untuk menggantikan cairan tubuh dengan cepat dan menangkal radikal bebas. Sementara jeruk nipis, garam, dan madu mengandung antioksidan tinggi yang juga bermanfaat untuk mencegah infeksi. Penggunaan madu untuk meningkatkan kondisi tubuh juga sudah dilakukan sejak lama di Indonesia.

Dengan begitu, campuran air kelapa, jeruk nipis, garam, dan madu memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, namun tidak terbukti bisa mencegah apalagi mengobati Covid-19. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load