Apa Bahaya Mutasi COVID-19 B117 Asal Inggris?

Rabu , 03 Maret 2021 | 17:36
Apa Bahaya Mutasi COVID-19 B117 Asal Inggris?
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Jenis baru virus Covid-19 yang menyebar dari Inggris telah ditemukan di Indonesia. 

Mengutip Tempo, Rabu (3/3/2021), varian B117 dari SARS-CoV-2 ini adalah satu dari beberapa mutasi virus corona penyebab Covid-19 yang sedang meresahkan dunia. Adapun fakta dan ciri dari jenis baru virus Covid-19 berdasarkan temuan yang telah dipublikasikan.

1. Awal penemuan

Varian ini pertama kali ditemukan di Inggris pada akhir September lalu. Terungkap, varian baru ini memiliki 17 mutasi sekaligus yang mungkin berpengaruh terhadap bentuk virus ini, termasuk protein pakunya yaitu bagian yang digunakan virus untuk menginfeksi sel. 

2. Anak-anak menjadi rentan

Kelompok ilmuwan dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG), komite bentukan Pemerintah Inggris, menyebutkan bahwa varian baru virus corona Covid-19 ini rentan pada anak-anak. Virus dengan 17 mutasi di dalamnya itu ditemukan mampu menyebar cepat, menginfeksi anak-anak sama seperti yang terjadi pada orang dewasa.

3. Varian lebih mematikan

Bukti awal mengindikasikan varian baru virus corona B117 ternyata bukan cuma lebih menular, tapi juga lebih mematikan. Bukti itu datang dari dua analisis yang dikaji oleh New and Emerging Respiratory Virus Threats Group (NERVTAG). 

Komite menyebut varian baru virus corona yang muncul sejak September lalu tersebut sekitar 30 persen lebih mematikan. Sebelumnya, varian baru yang mengandung sejumlah mutasi itu telah diketahui memiliki kemampuan menginfeksi 70 persen lebih tinggi.

4. Menyebar cepat

Per awal Januari 2021, varian B117, diketahui telah menyebar cepat di Inggris, Irlandia, dan Denmark serta kemungkinan banyak negara lainnya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah merilis studi pemodelan pada Jumat lalu yang menunjukkan B117 bisa saja menjadi varian dominan virus corona Covid-19 di negara itu per Maret ini.

5. Bermutasi lagi

Laporan pada Februari menyebut temuan kasus mutasi terbaru virus corona Covid-19 di Inggris, tepatnya di Bristol dan Liverpool.  Penelitian terhadap sampel virus dari 11 kasus asal Bristol dan sekitarnya telah mengidentifikasi SARS-CoV-2 varian B117. (E-4)



Sumber Berita: Tempo.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load