COVID-19, Jakut Terapkan Prokes di Rumah Ibadah

Jumat , 26 Februari 2021 | 14:32
COVID-19, Jakut Terapkan Prokes di Rumah Ibadah
Sumber Foto: RRI.co.id.
Aksi bersih-bersih di rumah ibadah untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

JAKARTA - Cegah penyebaran Covid-19, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini mengajak masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan (proses) di rumah ibadah. 

Hal itu diutarakannya di sela-sela kegiatan Pemkot Jakarta Utara melakukan aksi bersih-bersih di Masjid Jami Ash-Sholhin, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Pembersihan ini dilakukan dengan membersihkan seluruh ruangan dan juga penyemprotan desinfektan dengan metode uap. 

 “Alhamdulillah hari ini kami mengajak masyarakat membersihkan Masjid Ash-Sholihin mulai dari halaman, bagian dalam, tempat salat, sampai toilet. Kegiatan ini tentunya merupakan salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19,” kata Juani, Jumat (26/2/2021).

Diharapkannya dari kegiatan ini nantinya, seluruh pengurus rumah ibadah maupun masyarakat dapat mencontoh aksi bersih-bersih rumah ibadah ini. Termasuk mengedepankan prokes dalam setiap kegiatan ibadah demi tercegah penyebaran Covid-19.

“Tentunya karena ini masih pandemi, kita harapkan masyarakat tetap menjaga kesehatan, tetap menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Mudah-mudahan apa yang telah kita laksanakan, kita jaga bisa mengurangi penyebaran Covid-19,” ungkap Juaini. 

Di lokasi yang sama, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jakarta Utara, Suwardi menerangkan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Jumat Bersih yang berkolaborasi dengan sejumlah elemen masyarakat. Aksi bersih-bersih masjid kali ini berkolaborasi dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Koja. 

“Sosialisasi protokol kesehatan tentunya terus kita gencarkan kepada seluruh pengurus masjid dan elemen masyarakat agar dapat terhindar dari penyebaran Covid-19,” terangnya.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Koja Iwan Sulaiman mengungkapkan, FKDM bukan hanya berfungsi memonitor sebelum terjadinya suatu kejadian di wilayah melainkan juga turut membantu masyarakat seperti halnya aksi bersih-bersih masjid ini. 

“Memang dari awal, sudah berjalan setahun Covid-19 ini FKDM se-Kecamatan Koja siap memonitor ke semua pelosok yang ada di wilayah,” tutupnya. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load