Kota Kupang Masuk Lima Besar Kota Toleran 2020

Jumat , 26 Februari 2021 | 13:45
Kota Kupang Masuk Lima Besar Kota Toleran 2020
Sumber Foto dok/prokompimkotakupang
Salah satu sudut kota Kupang Nusa Tenggara Timur.

KUPANG - Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, masuk dalam lima besar dari 94 kota di Indonesia yang memiliki skor tertinggi dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2020.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam keterangan tertulis di Kupang, Jumat (26/2/2021) mengaku, bangga dengan masuknya Kota Kupang dalam lima besar kota toleran 2020."Suatu kebanggaan yang luar biasa. Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang menyampaikan terimah kasih atas penilaian dari Setara Institute ini,” ujarnya.

Jefri mengatakan Kota Kupang memiliki semangat yang sama dengan daerah lain untuk bagaimana mengatur keberadaan keragaman.

Menurut dia, Pemerintah Kota Kupang selalu membuat terobosan-terobosan yang baru agar semua warga masyarakatnya dapat beribadah dengan baik dan aman."Sesuatu yang terbaru yang kami buat di Kota Kupang adalah bagaimana memastikan semua umat beragama dapat memiliki hak sama yaitu beribadah dengan leluasa dan nyaman," tegas Jefri.

Ia menambahkan apabila mengikuti aturan yang ada maka ada sebagian warga yang tidak dapat beribadah karena jumlahnya yang sedikit untuk menggenapi persyaratan membangun rumah ibadah.

"Apabila ikut aturan, saudara-saudara misalnya yang beragama Budha sampai kapanpun di Kota Kupang tidak mungkin ada pembangunan rumah ibadahnya karena aturan mengisyaratkan harus didukung jumlah tertentu kepala keluarga pemeluk agama. Kalau kita ikut aturan itu sampai kapanpun mereka tidak bisa beribadah. Oleh karena itu kita membuat suatu terobosan melalui perda untuk pastikan mereka bisa beribadah dan pemerintah juga menyiapkan tempat untuk rumah ibadah mereka,” tuturnya.

Ia mengatakan, hal itulah yang dilakukan Pemerintah Kota kupang dalam kurun waktu dua tahun terakhir dalam pembangunan keberagaman di NTT khususnya di Kota Kupang.

Jefri berharap penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Kupang dapat menjadi pemicu warga Kota Kupang untuk lebih meningkatkan toleransi dalam bermasyarakat dan mendukung pembangunan keimanan masyarakat beragama di Kota Kupang.

Pengkajian Atas 94 Kota di Indonesia

Sementara itu Direktur Setara Institute Dr.Hasani Ismail mengatakan IKT 2020 adalah satu kerja yang dilakukan oleh pihaknya sejak tahun 2015 yang didukung oleh Kemendagri dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Hal ini sebagai salah satu upaya oleh Setara Institute dan jejaring di berbagai propinsi untuk mempraktekkan kebijakan-kebijakan terbaik di 94 kota di Indonesia."Ini bukan kerja sederhana, namun kerja akademik, kerja advokasi yang butuh upaya luar biasa,” ujarnya.

Ia mengatakan, semua kota pada dasarnya toleran namun dalam pemeringkatan ada nomor 1 sampai 94. Dia berharap Kemendagri dan BPIP dapat melakukan pembinaan-pembinaan intensif kepada daerah-daerah yang dinilai kurang toleransinya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah kota yang menduduki peringkat-peringkat terbaik merupakan kerja keras pemimpinnya dan sinergi dengan tokoh masyarakat, DPRD, organisasi perangkat daerah seperti Kesbangpol dan tokoh-tokoh agama di daerah masing-masing.“IKT adalah prestasi kolektif dari sebuah kota,” pungkasnya.

Menurut dia, sepuluh kota yang memperoleh skor tertinggi dalam laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2020 versi Setara Institute seperti Salatiga, Singkawang, Manado, Tomohon, Kota Kupang, Surabaya, Ambon, Kediri, Sukabumi dan Bekasi.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load