Pemprov Jabar Siapkan 12 Proyek Atasi Banjir

Rabu , 10 Februari 2021 | 19:18
Pemprov Jabar Siapkan 12 Proyek Atasi Banjir
Sumber Foto Antara/Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sedang menyiapkan 12 proyek yang digagas untuk mengatasi banjir di wilayah Jabar.

"Ada sekitar 12 pekerjaan yang berhubungan dengan banjir sedang berproses. Salah satu yang sudah selesai, walaupun bukan di Pantura adalah Penyodetan Cisangkuy, anak sungai yang ke Citarum. Ini mungkin dalam waktu dua minggu akan kita resmikan bersama pak menteri," kata Gubenur Jabar Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (10/2/2021).

Ia mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemprov Jabar untuk mengatasi masalah banjir, hanya ada yang sedang berproses ada yang belum."Dan saya kira itu secara umum. Saya minta kita siaga satu kepada kabupaten/kota yang sedang mendapat musibah bencana alam," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan upaya jangka menengah berupa solusi mengatasi banjir sudah disiapkan dan sudah dikerjakan dan yang sudah konkret adalah Bendungan Sadawarna."Itu sudah 50 persen seperti yang saya posting. Kemudian ada bendungan Cipunegara dan Bendungan Cibeet ini masih berproses," ujarnya.

Menurut dia, fenomena alam La Nina mempergaruhi perubahan iklim di Indonesia sehingga ada curah hujan yang sangat besar dan ekstrem sampai pertengahan Februari 2021 bahkan mungkin bisa sampai akhir Februari.

Hal ini, kata dia, yang mendampaki selama seminggu ini terjadi volume air hujan yang luar biasa di Jawa Tengah, Utara Jawa Barat dan DKI Jakarta."Kalau Bandung Raya kan tidak terdengar yah, menurut BMKG hujannya baru Maret (atau) April. Nah kalau yang Pantura itu sekarang," katanya.

Dia mengatakan musim hujan dengan cuaca ekstrem selalu berujung pada tingginya potensi bencana alam seperti banjir dan longsor kemudian ada potensi pergerakan tanah seperti yang terjadi di lajur Jalan Tol Cipali Kilometer 122.

"Dan longsor itu bisa bukit luruh ke bawah seperti bencana longsor di Sumedang, atau karena air pergerakan tanah yang menimpa di ruas Jalan Tol Cipali. Saya kira tinggal diperbaiki saja,” dia menambahkan.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load