Satgas COVID-19: Ini Sebab Penerima Vaksin Masih Terinfeksi COVID-19

Senin , 25 Januari 2021 | 22:41
Satgas COVID-19: Ini Sebab Penerima Vaksin Masih Terinfeksi COVID-19
Sumber Foto: Unsplash.
Ilustrasi.

JAKARTA - Dalam penjelasan yang dirilis Satgas COVID-19 melalui laman resminya, disebutkan salah satu pertanyaan yang muncul saat ini adalah mengapa orang yang sudah divaksin masih bisa positif COVID-19?

Vaksin COVID-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan, dan butuh waktu satu bulan untuk menciptakan kekebalan yang efektif bagi tubuh. Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal, sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk.

Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi seseorang tersebut sudah terpapar/terinfeksi COVID-19 dan sedang dalam masa inkubasi. Vaksin COVID-19 Sinovac telah teruji keamanan, mutu, khasiat dan kehalalannya. Vaksin ini dikembangkan menggunakan metode inactivated vaccine, yang telah terbukti aman, tidak menyebabkan infeksi serius serta hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi.

Dalam laman tersebut, Satgas menjelaskan adanya program vaksinasi yang telah berjalan saat ini, tak lantas membuat kita lengah menjalankan protokol kesehatan. Sebaliknya, proses vaksinasi harus paralel dengan pelaksanaan 3M dan 3T. Masyarakat dihimbau untuk menjaga diri dan keluarga. (E-4)



Sumber Berita: Satgas COVID-19.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load