Satgas: Kasus Harian Corona Tembus 5 Ribu

Kamis , 26 November 2020 | 16:58
Satgas: Kasus Harian Corona Tembus 5 Ribu
Sumber Foto dok/ist
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

JAKARTA - Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan terbaru kasus Corona di Indonesia. Wiku mengingatkan bahwa penambahan kasus harian yang melampaui 5.000 kasus harus menjadi alarm.

Hal ini disampaikan Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/11/2020) petang. Wiku menjelaskan bahwa penambahan kasus positif Corona sudah lebih dari 5.000 kasus selama tiga hari.

"Satgas ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa penambahan kasus positif di Indonesia sudah mencapai lebih dari 5.000 kasus selama tiga hari, bahkan tidak pernah berada di bawah 4.000 selama seminggu terakhir. Ini harus menjadi alarm bagi kita semua," ujarnya.

"Kasus positif ini dapat bertambah apabila tidak ada langkah serius dari masyarakat maupun pemerintah daerah untuk mencegah penularan," ia melanjutkan.

Wiku juga mengungkap penambahan kasus hari ini mencapai 4.917 kasus. Selain itu, ada 66 ribu lebih kasus aktif di Indonesia."Pada hari ini terjadi penambahan sebesar 4.917 kasus. Dimana Jumlah kasus aktif sebanyak 66.752 atau 12,9%, dimana kasus aktif dunia adalah 28,43%. Sedangkan jumlah kasus sembuh adalah 433.649 atau 83,9%, dimana kasus sembuh dunia adalah 69,22%," tuturnya.

Wiku pun memaparkan jumlah kasus korban meninggal dunia akibat Corona yang mencapai 16.352 orang. "Sedangkan jumlah kasus meninggal adalah 16.352 atau 3,2% dimana kasus meninggal dunia adalah 2,35%," ia mengungkapkan seperti dilansir detik.com.

Dia menjelaskan bahwa penambahan kasus positif yang sangat tinggi ini karena penularan Corona yang masih terjadi di masyarakat. Dia mengingatkan agar warga tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Penambahan kasus positif yang sangat tinggi ini karena masih adanya penularan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta kepada masyarakat untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3 M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) dalam aktivitas yang dilakukan," ia menambahkan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load