Kasus Baru Melonjak, RS Rujukan Covid di Kulonprogo Penuh

Minggu , 22 November 2020 | 12:24
Kasus Baru Melonjak, RS Rujukan Covid di Kulonprogo Penuh
Sumber Foto Tribunnews.com
RSUD Wates, Kulonprogo, Yogyakarta

YOGYAKARTA--Melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo dalam sepekan terakhir menyebabkan ruang isolasi di dua rumah sakit rujukan Covid-19 di kabupaten ini yaitu RSUD Wates dan RS Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo penuh.

"Kami dapat informasi dari pihak rumah sakit [RSUD Wates dan NAS] bahwa sekarang ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di sana telah penuh. Di RSUD Wates yang kapasitasnya 20 kamar telah terisi semua. Di NAS juga sama, empat kamar untuk isolasi sudah penuh," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Minggu (22/11).

Dikutip dari HarianJogja.com, kondisi serupa juga dialami tempat isolasi di Rumah Singgah Teratai (RST), Kompleks RSUD Wates. Di sana sebanyak 20 kamar telah terisi pasien Covid-19 dan saat ini hanya menyisakan delapan unit yang masih kosong.

"Masih ada 8 kamar yang kosong, tetapi kami sangat selektif memilih pasien karena RST hanya dikhususkan bagi pasien yang tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah," ujar Baning.

Baning mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan masing-masing direktur rumah sakit rujukan tersebut terkait persoalan ini. Menurutnya pihak rumah sakit sekarang sedang berupaya menambah ruang isolasi baru guna mengantisipasi lonjakan jumlah penderita di Kulonprogo.

"Pihak RS sekarang sedang berupaya menambah ruang isolasi baru yang dikhususkan untuk transit pasien mengingat sekarang ini peningkatannya [jumlah penderita Covid-19] cukup tajam," ujarnya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir terjadi lonjakan jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo. Kenaikan itu mulai terlihat pada Minggu (15/11/2020), dengan adanya 4 kasus baru dan 1 kasus sembuh. Sehari kemudian atau Senin (16/11/2020), ada dua kasus baru dan tiga kasus sembuh.

Kemudian secara berurutan pada Selasa (17/11/2020) ada penambahan 36 kasus baru; Rabu (18/11/2020) 10 kasus; Kamis (19/11/2020) 7 kasus; Jumat (20/11/2020) 16 kasus baru dan dua kasus sembuh; dan Sabtu (21/11/2020) sebanyak 27 kasus.

Seluruh kasus dalam satu Minggu terakhir itu berasal dari Klaster Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo; penularan di lingkungan keluarga; serta warga yang baru pulang dari luar daerah atau pelaku perjalanan. 



Sumber Berita: Harian Jogja
KOMENTAR

End of content

No more pages to load