Tambahan Angka Kematian Covid Catat Rekor Baru

Selasa , 22 September 2020 | 17:54
Tambahan Angka Kematian Covid Catat Rekor Baru
Sumber Foto Kompas.com
Ilustrasi

JAKARTA--Tambahan angka kematian akibat Covid-19 hari ini, Selasa (22/9) mencatat rekr baru dengan 160 orag meninggal dunia. Dengan tambahan ini jumlah korban meninggal secara kmulatif menjadi 9.837 prang meninggal dunia.

Tambahan tersebut merupakan angka tertinggi, dibandingkan rekor yang terjadi pada 22 Juli lalu yakni sebanyak 139 meninggal dunia.

Berdasarkan data Satgas Pusat, sebaran kasus kematian terbanyak hari ini ada di provinsi Jawa Tengah, berjumlah 42 kasus. Secara akumulatif kasus kematian di Jateng sebanyak 1.314 kasus.

Di DKI Jakarta tercatat tambahan angka kmatian hari ini sebanyak 30, sehingga akumulatif menjadi .600 kasus. Kemudian Jawa Timur bertambah 25 kasus kematian sehingga totalnya menjadi 3.015 kasus. Jatim hingga hari ini masih tercatat sebagai provinsi dengan angka kematian Covid terbanyak.

Provinsi lainnya juga mencatat tambahan kasus kematian hari ini, seperti di Banten 16 kasus dengan total keseluruhan 152 kasus. Kemudian Jawa Barat 11 kasus kematian baru dengan total 330 kasus.

Di Bali, tambahan kasus kematian sebanyak 7 kasus sehingga akumulatif 229, 6 kasus kematian baru di Aceh akumulatif 142, dan 5 kasus kematian di Kalimantan Timur akumulatif 277. 

Provinsi lainnya mencatat tambahan kasus kematian di bawah 5 kasus, seperti NTB, Sumatera Selatan, Sumuatera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Lampung, Maluku, Papua, dan Gorontalo.

 

Hingga hari ini akumulasi kasus positif per 22 September berjumlah 252.923, dan sebanyak 184.298 dinyatakan sembuh.

Dalam perkembangan penanggulangan Covid-19, pemerintah berencana membuat klasifikasi pelaporan kasus kematian pasien Covid-19. Klasifikasi itu terkait kematian karena Covid-19 atau kematian karena penyakit penyerta (komorbid).

Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan, M Subuh, saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, Kamis (17/9), mengatakan khusus poin penurunan angka kematian perlu ada intervensi soal definisi operasional kematian pasien Covid-19.

"Penurunan angka kematian harus kita intervensi dengan membuat definisi operasional dengan benar, meninggal karena Covid-19 atau karena adanya penyakit penyerta sesuai dengan panduan dari WHO, dan juga dukungan BPJS Kesehatan dalam pengajuan klaim biaya kematian pasien disertai Covid-19," kata dia seperti dikutip dari laman kemenkes.go.id, Senin (21/9).



Sumber Berita: Berbagai sumber
KOMENTAR

End of content

No more pages to load