Angka Kematian Covid Kemenkes dan RS Online Beda, Selisih 13.832 orang

Jumat , 18 September 2020 | 14:50
Angka Kematian Covid Kemenkes dan RS Online Beda, Selisih 13.832 orang
Sumber Foto BeritaSatu.com
Ilustrasi

JAKARTA--Angka kematian pasien Covid-19 yang tercatat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ternyata berbeda dengan yang dihimpun RS Online. Selisihnya mencapai 13.832 kematian.

Per 16 September 2020, RS Online mencatat angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 22.923 orang atau 152 persen dari data Kemenkes. Sementara, data Kemenkes menunjukkan angka kematiannya baru 9.100 orang.

Dikutip dari Bisnis.com, RS Online sendiri merupakan bagian dari pelaporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 171/MENKES/PER/VI/2011 tentang Sistem Informasi RS.

Angka kematian yang tercatat di RS Online termasuk mereka yang masih berstatus suspek dan diduga Covid-19. Pencatatan tersebut disesuaikan dengan standar WHO. Sementara catatan Kemenkes hanya mencatat pasien positif Covid-19 yang meninggal.

“Ini sangat berbahaya karena menimbulkan efek ilusi rasa aman bagi masyarakat dan bumerang juga bagi Pemerintah karena analisa dan kebijakan Pandemi akan tidak reliable juga,” tulis Firdza Radiany, Inisiator Instagram @pandemictalks, Jumat (18/9/2020).

Adapun, selisih kematian terbanyak terdapat di Jawa Timur, sebanyak 3.395 kematian. Kemudian, selisih tertinggi dicatatkan oleh DKI Jakarta sebanyak 2.251 kematian, dan Jawa Tengah 1.174 kematian.



Sumber Berita: Bisnis.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load