Satgas Covid-19: Kasus Kematian Naik 3 Persen

Selasa , 08 September 2020 | 17:50
Satgas Covid-19: Kasus Kematian Naik 3 Persen
Sumber Foto dok/ist
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito.

JAKARTA - Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan tingkat kasus kematian dan kesembuhan selama satu minggu. Wiku mengatakan terdapat peningkatan kasus kematian sebesar 3 persen.

"Secara nasional, terjadi penambahan kasus kematian Covid-19 sebesar 3 persen dibanding dengan minggu lalu, yaitu dari 663 menjadi 683 penambahan kasus," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/9/2020).

Wiku menyebutkan lima provinsi dengan persentase kematian tertinggi. Yakni Jawa Timur 7,14 persen, Jawa Tengah 7,06 persen, Bengkulu 6,65 persen, Sumatera Selatan 5,95 persen, dan Nusa Tenggara Barat 5,9 persen.

Dia menuturkan saat ini target pemerintah adalah menurunkan angka kematian secara nasional. Jadi angka kematian dapat mendekati angka global.

"Ini adalah target kita bersama agar persentase kematian yang tertinggi secara nasional ini, dapat diturunkan sehingga sama dengan angka nasional atau lebih baik lagi sehingga kita secara kolektif dapat menurunkan angka kematian mendekati angka global," kata Wiku.

Sedangkan untuk kasus sembuh, Wiku menyebut mengalami penurunan. Penurunan ini sebanyak 13,64 persen."Penambahan kasus sembuh mingguan cenderung fluktuatif setiap minggunya. Secara nasional penambahan kasus sembuh mengalami penurunan 13,64 persen dibanding minggu lalu dari 16.691 menjadi 14.414," kata Wiku seperti dikutip detik.com.

Disebutkan 5 provinsi dengan kasus sembuh tertinggi adalah DKI Jakarta 33.519, Jawa Timur 28.033, Jawa Tengah 10.018, Sulawesi Selatan 9.663, dan Kalimantan Selatan 6.802.

Berdasarkan persentase, kasus sembuh tertinggi berada di Kepulauan Bangka Belitung 95,06 persen, Sulawesi Tengah 88,89 persen, Kalimantan Barat 87,22 persen, Gorontalo 85,96 persen, dan Maluku Utara 83,68 persen.

"Ini adalah target kesembuhan yang harusnya diikuti oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia, agar secara kolektif gambaran Indonesia secara keseluruhan angka kesembuhan yang menjadi tinggi," ia menambahkan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load