Jakarta Cetak Rekor Kasus Baru Corona: 359 Kasus Per Hari

Sabtu , 11 Juli 2020 | 15:03
Jakarta Cetak Rekor Kasus Baru Corona: 359 Kasus Per Hari
Sumber Foto dok/ist
Virus Corona

JAKARTA - Tambahan kasus baru virus Corona (Covi-19) di DKI Jakarta kembali meroket hari ini. Hingga Sabtu (11/7/2020), ada tambahan 359 kasus sehingga Jakarta kembali menorehkan rekor baru tambahan kasus paling banyak dalam sehari.

Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 359 kasus. Dengan adanya tambahan sebanyak 359 kasus baru itu, jumlah kumulatif kasus positif di ibu kota hingga hari ini sebanyak 13.957 kasus.

"Sampai dengan hari ini, kami laporkan 495 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.732 orang melakukan self isolation di rumah. Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 299 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 790 orang," kata Ani Ruspitawati seperti dilihat dalam website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Dari total 13.957 kasus di Jakarta, 9.040 orang dinyatakan telah sembuh. Sementara sebanyak 691 pasien Corona meninggal dunia.

Menurut Ani, Pemprov DKI juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan real time PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19. Ada pun lokasinya berada di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSKD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 45 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Hingga 10 Juli 2020, Pemprov DKI sudah melakukan pemeriksaan PCR sebanyak 384.684 sampel. Pada Jumat (10/7/2020) kemarin, tes PCR dilakukan kepada 5.763 orang dengan 4.890 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru. Hasilnya 359 positif dan 4.531 negatif.

Selain PCR, Pemprov DKI juga telah melakukan rapid test kepada 265.341 orang. Sebesar 3,5 persen, dengan rincian 9.191 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 256.150 orang dinyatakan nonreaktif.

Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Ani juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi di Jakarta. Ia juga mengingatkan bahwa surat izin keluar masuk (SIKM) wilayah DKI juga masih berlaku.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load