Mulai Hari Ini Iuran BPJS Kembali Naik

Rabu , 01 Juli 2020 | 03:27
Mulai Hari Ini Iuran BPJS Kembali Naik
Sumber Foto IDX Channel
Ilustrasi

JAKARTA--Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan kembali naik mulai hari ini, Rabu (1/7). “Kalau ada peserta tidak mampu atau turun kelas kita ada kebijakan soal turun kelas, manfaatkan perubahan kelas dengan mudah,” kata Direktur TI BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda, Selasa. 

Kebijakan kenaikan iuran ini sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Kenaikan iuran ini berlaku untuk semua peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). 

Berdasarkan beleid itu, iuran kepesertaan mandiri kelas I akan naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu per peserta.

Sedangkan iuran mandiri kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu per peserta per bulan. Kemudian, iuran mandiri kelas III naik dari Rp25.500 per peserta per bulan menjadi Rp35 ribu per peserta per bulan.

Wahyuddin mengatakan, para peserta JKN dapat memilih menurunkan kelas layanan jika merasa keberatan. Sebab, kata dia, BPJS Kesehatan telah menyediakan kebijakan penurunan kelas bagi peserta yang tidak mampu.

Per akhir Mei 2020, data BPJS Kesehatan menunjukkan sebanyak 40.350 peserta mandiri sudah turun kelas.

Dari angka tersebut, sebanyak 9.331 peserta turun dari kelas I ke I, sebanyak 11.738 peserta turun dari kelas I ke III, dan sebanyak 38.383 peserta turun dari kelas II ke III. Namun, peserta JKN memilih turun kelas di Mei 2020 itu hanya sebanyak 0,16 persen dari total jumlah peserta PBPU.

"Kami proyeksikan peserta JKN memilih naik kelas iuran di tahun ini bisa mencapai 0,54 persen atau sekitar 165.672 peserta. Angka ini juga lebih banyak dari realisasi peserta yang naik kelas tahun lalu, yaitu hanya 2.250 peserta atau 0,01 persen," ujar Wahyuddin seperti dikutip rri.co.id

Kabar gembiranya, peserta mandiri kelas III untuk saat ini masih dapat menikmati tarif lama Rp25.500 per peserta per bulan. "Karena ada bantuan subsidi dari pemerintah. Peserta kelas ini baru membayar penuh iuran sebesar Rp35 ribu mulai 1 Januari 2021," ucap dia.



Sumber Berita: Berbagai sumber

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load