DPR Minta Kemenag Kaji Masjid Terindikasi Radikalisme  

Kamis , 07 Juni 2018 | 18:05
DPR Minta Kemenag Kaji Masjid Terindikasi Radikalisme   
Sumber Foto Dok/Ist
Bambang Soesatyo

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Agama (Kemenag) melalui direktorat jenderal terkait untuk mengkaji lebih dalam data yang menyebutkan ada sebanyak 40 masjid di DKI Jakarta yang terindikasi paham radikalisme.

Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Kamis (7/6/20180, menanggapi data dari Biro Pendidikan Mental Spritual (Dikmental) dan Badan Infak Sedekah (Bazis) DKI Jakarta yang menyebutkan ada sekitar 40 masjid di DKI Jakarta yang terindikasi paham radikalisme.

Menyikapi data tersebut, Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, meminta Komisi VIII DPR dapat mendorong Kementerian Agama untuk menugaskan Dirjen Bimas Islam dan Balitbangdiklat guna mengkaji data dari Biro Dikmental dan Bazis DKI Jakarta.

Selain itu, memberikan program pembinaan dan sosialisasi kepada seluruh ulama dan pengurus masjid mengenai pentingnya menanamkan rasa nasionalisme, guna mencegah terjadinya terorisme dan radikalisme dari tempat ibadah.

Bamsoet juga meminta Komisi I DPR mendorong Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Kemenag untuk segera melakukan pengawasan yang intensif terutama terhadap 40 masjid tersebut agar dilakukan tindakan pencegahan sesuai dengan UU Antiterorisme.

Politisi Partai Golkar ini meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan kajian terhadap informasi yang disampaikan oleh Biro Dikmental dan Bazis DKI Jakarta terkait 40 masjid tersebut agar tidak terjadi salah paham dan keresahan yang mendalam di masyarakat.

"Saya mengimbau seluruh elemen bangsa, baik pemerintah hingga masyarakat untuk bersinkronisasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa serta melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya potensi terorisme maupun radikalisme," dia menambahkan.(pr/ant)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load