UMM Bikin Safety Chamber Jaga Tenaga Medis Tak Tetular Pasien Corona

Senin , 30 Maret 2020 | 15:59
UMM Bikin Safety Chamber Jaga Tenaga Medis Tak Tetular Pasien Corona
Sumber Foto rri.co.id
Prototip safety chamber buatan UMM

MALANG--Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi di bidang kesehatan, yaitu alat Safety Chamber atau bilik keselamatan, yang bermanfaat untuk menunjang kerja dokter agar tetap aman dari penularan virus corona (Covid-19). Alat berbentuk kotak transparan ini diharapkan bisa meminimalisir penularan.

 

"Saat melakukan pemeriksaan pasien, biasanya pasien bersin atau batu-batuk. Alat ini dibuat untuk menghindarkan tertularnya tenaga kesehatan saat menyentuh dan mendiagnosa pasien terduga Covid-19," kata dr. Thontowi Djauhari, M.Kes., Koordinator Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM, Senin (30/3).

Cara penggunaannya, pasien diminta masuk ke pelindung yang terbuat dari bahan mika ini untuk diketahui gejala yang dirasakan. Tenaga medis yang bertugas tentunya akan lebih aman karena dipisahkan ruang dari pasien. "Alat ini tentunya bukan satu-satunya standar keselamatan yang kami pakai. Kami akan tetap menggunakan alat perlindungan diri (APD)," ujarnya.
 
Meski masih dalam tahap penyempurnaan, ke depan alat ini akan dilengkapi dengan sejumlah fitur lain untuk lebih meminimalisir peluang penularan. Seperti penambahan alat bantu bernapas, sehingga pasien tetap merasa nyaman saat dilakukan pemeriksaan di dalam Safety Chamber. Serta, akan diminimalisir dari penggunaan lem agar terhindar kebocoran.
 
”Alat inovasi kesehatan ini rencananya akan diproduksi massal untuk membantu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 dan para tenaga kesehatan. Perawatannya mudah, tinggal dibersihkan dengan alkohol. Atau cukup menggunakan sabun deterjen. Karena deterjen lebih efektif membersihkan," ungkap Thontowi. 
 
Thontowi berharap, ada pihak yang bersedia membantu mengembangkan dan mendanai projek inovasi kesehatan ini. "Ke depan, jika ada stakeholders yang berminat mendanai alat ini semoga bisa diproduksi secara masal. Tentu UMM melalui RSU UMM akan secara senang hati membuka pintu  kerjasama agar inovasi ini juga bisa dipakai di banyak rumah sakit," pungkas dia. 


Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load