Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat

Senin , 14 Mei 2018 | 17:45
Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat
Sumber Foto tempo.co
Sidang Isbat tahun lalu yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

JAKARTA - Penetapan awal bulan Ramadan 1439 H akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (15/5/2018) besok.

Informasi ini disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah A Juraidi, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag RI, A Juraidi.

Juraidi menyebutkan, Rukyatul Hilal akan dilaksanakan serentak di 95 titik pemantauan yang tersebar di 32 Provinsi di Indonesia."Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1439H," katanya seperti dikutip dari situs resmi Kemenag.

Sidang bakal dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujarnya.

Terpisah, Panitia sidang Isbat Ismail Fahmi, Senin (14/5/2018) membenarkan sidang isbat dilakukan Selasa (15/5/2018) besok."Acara dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1439H. Presentasi posisi hilal pukul 17.00 WIB, sementara itu di bagian penerimaan rukyat sudah sambil bekerja," ujarnya seperti dilansir detik.com.

Sidang isbat akan berlangsung secara tertutup seperti sidang isbat penentuan awal Ramadan dan Syawal 2017, dan dilaksanakan selepas salat magrib setelah laporan hasil rukyatul hilal dari semua lokasi pemantauan terkumpul.

Ismail sempat menyebutkan, ada tambahan titik pemantauan hilal untuk tahun ini yakni untuk wilayah Jakarta, tepatnya di Mesjid KH. Hasyim Asyari, yang baru diresmikan tahun lalu, berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat."Di sana sudah lengkap peralatan pemantauannya. Itu satu titik yang kita tambah di tahun ini," dia menambahkan.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load