Moeldoko Pastikan Wabah Virus Corona Belum Masuk ke Indonesia

Kamis , 23 Januari 2020 | 17:09
Moeldoko Pastikan Wabah Virus Corona Belum Masuk ke Indonesia
Sumber Foto dok/ist
Moeldoko

JAKARTA - Kepala Staf Presiden Moeldoko memastikan wabah pneumonia atau virus Corona dari China belum masuk ke Indonesia. Hal itu ia sampaikan setelah mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Moeldoko turut memastikan belum ada penduduk Indonesia yang terjangkit virus tersebut."Belum [masuk], tadi saya sudah tanya ke Menkes sementara belum," kata Moeldoko di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Ia menyatakan bahwa Menkes sudah mengambil langkah pencegahan agar virus tersebut tak masuk ke Indonesia.

Beberapa upaya diantaranya memasang alat deteksi dan pemeriksaan di bandara-bandara Indonesia untuk mendeteksi orang yang masuk dari luar negeri."Nanti ada perlakuan, kalau memang ada indikasi yang bersangkutan," katanya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Wabah virus seperti penyakit pneumonia ini pertama kali ditemukan di Wuhan pada Minggu (5/1/2020) ketika 59 orang yang tinggal di dekat pasar ikan di kota itu mengalami gejala seperti pneumonia.

Dinas Kesehatan Kota Wuhan kemudian melaporkan bahwa satu warga meninggal akibat penyakit tersebut, sementara tujuh lainnya dalam kondisi kritis. Sampai saat ini, belum diketahui pasti penyebab penyakit tersebut. Merujuk pada diagnosis sementara, 41 kasus pneumonia di Wuhan diduga disebabkan oleh virus corona tipe baru.

Di tengah kepanikan ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa virus dari keluarga yang sama dengan SARS ini sudah menyebar ke Thailand.

Sebelumnya, seorang yang diduga terjangkit virus Corona diberitakan berada di Gedung BRI Jakarta hari ini. Orang itu disebut sebagai karyawan Huawei.

Pihak BRI menyatakan telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi pekerja BRI dengan memberikan masker untuk seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI."Kami telah berkoordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait kebenaran informasi tersebut," ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo, dalam keterangan resmi.

Menurut Hari, pekerja Huawei yang demam telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, rumah sakit pun masih mencari diagnosa kebenaran terkait terjangkit virus Corona. Ternyata, karyawan tersebut hanya terserang radang tenggorokan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load