Menteri Perhubungan Uji Coba Kereta Api Pangkep-Maros Melewati Jalur Wisata

- Jumat, 2 Desember 2022 | 14:22 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tiga kiri) berbincang dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan anggota DPR di kereta api wisata saat pengoperasian terbatas KA ruas Pangkep-Maros di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulsel, Jumat (2/12/2022).(Antara/HO-Humas Kemenhub)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tiga kiri) berbincang dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan anggota DPR di kereta api wisata saat pengoperasian terbatas KA ruas Pangkep-Maros di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulsel, Jumat (2/12/2022).(Antara/HO-Humas Kemenhub)


SINAR HARAPAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan uji coba dengan ikut serta menjajal kereta api wisata rute Stasiun Maros menuju Pangkajene Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan yang melintasi sejumlah objek wisata di dua kabupaten setempat.

"Ini dilakukan agar masyarakat semakin percaya menggunakan KA Trans Sulawesi. Bahkan dapat mengunjungi sejumlah objek wisata yang berada di sekitar stasiun yang dilewati, seperti objek wisata Ramang Ramang," kata dia di Pangkep, Jumat 2 Desember 2022.

Ia bersama rombongan juga menjajal jalur tersebut menggunakan kereta wisata dari Stasiun Maros ke Stasiun Pangkajene dan Stasiun Rammang Rammang yang memiliki objek wisata Ramang-ramang.

Budi mengatakan peluncuran operasi terbatas ini dilakukan untuk mengenalkan kereta api ini kepada masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

"Kita lakukan bertahap dan tiketnya digratiskan sampai Desember 2022," katanya.

Pada Oktober 2022 KA telah dioperasikan secara terbatas melewati jalur kereta api dari Stasiun Garongkong hingga Stasiun Mangilu sepanjang 66 kilometer dan melewati tujuh stasiun. Jalur ini dilayani kereta wisata dan sudah bisa digunakan masyarakat secara terbatas.

Untuk rute Maros-Pangkep, stasiun yang dilewati antara Stasiun Maros dan Mangilu memiliki sejumlah objek wisata, yakni Wisata Alam Anjungan Sumpang Binangae, dan Wisata Alam Pantai Ujung Batee, dekat Stasiun Barru, Wisata Alam Pantai Laguna dan Wisata Alam Pantai Laona, dekat Stasiun Tanete Rilau.

Selain itu, Wisata Alam Sorongan dekat Stasiun Mandele, Wisata Alam Telaga Biru Segari dekat Stasiun Ma'rang, dan Wisata Mangrove Dewi Biringkassi dekat Stasiun Labakkang Wisata, serta objek wisata Ramang Ramang dekat Stasiun Ramang Ramang.

Rencananya, Februari 2023 disediakan angkutan bus dengan Skema Buy The Service dari Stasiun Ramang Ramang ke Stasiun Maros menuju Bandara Sultan Hasanuddin sebagai sarana integrasi antarmoda, sekaligus akses untuk berkeliling tempat wisata sebagai angkutan dari dan ke stasiun.

Pada Maret 2023 akan beroperasi kereta api penumpang perintis dan kereta api barang Stasiun Maros-Stasiun Garongkong sepanjang 80 kilometer dan Tonasa-Garongkong sepanjang 66 kilometer. Pada Mei 2023, akan menambah panjang jalur yang beroperasi mulai Stasiun Mandai-Stasiun Garongkong sepanjang 84 kilometer yang akan melalui 10 stasiun.

Jalur kereta api Makassar-Parepare memiliki panjang total 142 kilometer yang merupakan bagian dari rencana pembangunan kereta api Trans Sulawesi yang menghubungkan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.

Proyek KA ini melayani konektivitas lima kabupaten dan kota di Sulsel, seperti Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

Uji coba kereta wisata tersebut juga diikuti Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Ketua Komisi V DPR Andi Iwan Aras dan Anggota Komisi V DPR Muhammad Aras, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Pangkajene Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau, Wakapolda Sulsel Brigjen Chuzaini Patoppoi, Pelaksana Tugas Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, Kepala Balai Teknik Kereta Api Sulsel Amanna Gappa, pengamat transportasi, dan Forkopimda Sulsel.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

X