• Rabu, 7 Desember 2022

Gubernur Jabar Tugaskan Kadis Jadi 'Bapak Asuh' Korban Gempa Cianjur

- Kamis, 24 November 2022 | 10:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Bupati Cianjur Herman Suherman menyaksikan prosesi pemakaman anak korban gempa bumi Cianjur di TPU Sirnalaya, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022).(Antara/HO-Humas Pemda Jawa Barat)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Bupati Cianjur Herman Suherman menyaksikan prosesi pemakaman anak korban gempa bumi Cianjur di TPU Sirnalaya, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022).(Antara/HO-Humas Pemda Jawa Barat)


SINAR HARAPAN - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menugaskan kepala dinas dan pejabat setingkat di Pemerintah Provinsi Jabar untuk turun ke kecamatan menjadi bapak asuh korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

"Bapak asuh ini harus menjamin semua kebutuhan dan suplai bantuan sampai kepada warga. Hari ini sudah saya putuskan setiap kecamatan punya bapak asuh dinas-dinas dari Pemda Provinsi Jabar," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, Kamis 24 November 2022.
 
"Jadi satu kecamatan di Cianjur akan ada dua dinas, dipimpin kepala dinas untuk bertanggung jawab mengurusi semua kebutuhan warga di 12 kecamatan terdampak," tambahnya.

Baca Juga: Gempa Susulan Kembali Terjadi pada Hari Ketiga di Cianjur

Gubernur telah memerintahkan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja untuk mengatur manajemen di lapangan terkait sistem bapak asuh.

"Dan sudah diatur oleh Pak Sekda cara konkretnya seperti apa," kata Ridwan Kamil.
 
Gubernur mengungkapkan bahwa Pemda Provinsi Jabar pun telah menggelontorkan anggaran Rp2 miliar untuk kebutuhan logistik bagi korban gempa di pengungsian.

Baca Juga: Sesar Cimandiri:Jalur subur rawan gempa

"Tadi pagi kita membelanjakan Rp2 miliar dari provinsi untuk membeli kebutuhan di pengungsian," ujar Gubernur.
 
"Kemudian BTT Rp20 miliar sudah kita siapkan untuk kebutuhan tanggap darurat. Walaupun komitmen dari Presiden untuk rekonstruksi (bangunan) yang Rp50 juta (rusak) berat, Rp25 juta (rusak) sedang, dan (rusak) ringan Rp10 juta terus kita sosialisasikan. Itu uang dari BNPB anggaran APBN," ia melanjutkan.
 
Untuk biaya pengobatan bagi korban yang terdampak bencana gempa bumi Cianjur, Gubernur Ridwan Kamil menyebut semua tagihan digratiskan dan akan ditanggung oleh Pemda Provinsi Jabar.

Baca Juga: Korban Meninggal akibat Gempa Cianjur mencapai 268 Orang

"Semua tagihan digratiskan dan ditujukan ke Pemda Provinsi Jabar, karena terjadi ekses ada yang ditagih Rp4 juta- Rp5 juta. Korban sudah susah, hartanya terpendam di rumah yang rubuh, masih dimintain bayaran," katanya.
 
Ia menegaskan, semua asosiasi rumah sakit bahkan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, tidak perbolehkan menagih biaya perawatan atau apapun itu kepada korban.
 
"Sekarang sudah clear semua asosiasi rumah sakit, ada Pak Menkes sebagai saksi, tidak boleh menagih ke korban. Tagihnya ke pemda dengan bukti tagihannya," kata Ridwan Kamil.***
 

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini

Senin, 5 Desember 2022 | 09:05 WIB
X