WHO Rekomendasikan 'Metode Kanguru' Untuk Kelangsungan Hidup Bayi Lahir Prematur

- Rabu, 16 November 2022 | 20:10 WIB

Ilustrasi (Foto: thea.science.blogspot.com)

SINAR HARAPAN--Bayi-bayi yang lahir prematur atau kurang dari 2,5 kg direkomendasikan menerima perawatan 'metode kanguru'. Rekomendasi tersebut resmi dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

WHO meluncurkan pedoman baru yang berupaya meningkatkan kelangsungan hidup dan kesehatan bayi yang lahir sebelum 37 minggu kehamilan. Pedoman tersebut menyarankan agar kontak kulit dengan pengasuh harus dimulai segera setelah lahir.

Pedoman metode ini menegaskan harus dilakukan tanpa periode awal apa pun di dalam inkubator. Perawatan metode kanguru menempatkan bayi pada posisi tegak di dada ibunya, di antara kedua payudara ibu, tanpa busana. 

“Bayi prematur dapat bertahan hidup, berkembang, dan mengubah dunia, tetapi setiap bayi harus diberi kesempatan itu,” kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (16/11/2022). 

“Panduan ini menunjukkan memperbaiki hasil bagi bayi-bayi mungil ini tidak melulu tentang memberikan solusi tercanggih, tetapi memastikan akses ke perawatan kesehatan esensial yang berpusat pada kebutuhan keluarga,” katanya.

Prematuritas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak. Setiap tahun, diperkirakan 15 juta bayi lahir prematur, lebih dari 1 dari 10 kelahiran di seluruh dunia. 

Angka yang lebih tinggi lagi, yakni lebih dari 20 juta bayi, memiliki berat lahir rendah. Angka ini meningkat, dan prematuritas sekarang menjadi penyebab utama kematian anak di bawah 5 tahun.

Pedoman WHO menyatakan sebagian besar bayi prematur dapat diselamatkan melalui tindakan yang layak dan hemat biaya. Tindakan tersebut termasuk perawatan berkualitas sebelum, selama dan setelah melahirkan, pencegahan dan pengelolaan infeksi umum, dan perawatan metode kanguru.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: rri.co.id

Tags

Terkini

Gempa Cianjur Magnitudo 4,3 Dirasakan hingga Sukabumi

Selasa, 24 Januari 2023 | 05:01 WIB

Padang Banjir Bandang, Puluhan Warga Dievakuasi

Selasa, 24 Januari 2023 | 01:13 WIB
X