• Senin, 5 Desember 2022

Kementerian Agama Ajak Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 11:49 WIB
Suporter Persebaya menyalakan lilin saat mengikuti doa bersama di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/10/2022) malam.(Antara/Didik Suhartono)
Suporter Persebaya menyalakan lilin saat mengikuti doa bersama di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/10/2022) malam.(Antara/Didik Suhartono)


SINAR HARAPAN - Kementerian Agama (Kemenag) mengajak umat Islam menggelar shalat ghaib serta mendoakan korban atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10), pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

"Diberitahukan kepada umat Islam di seluruh Indonesia, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban meninggal dunia pada kejadian tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, maka diimbau agar melaksanakan shalat ghaib," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Adib di Jakarta, Selasa 4 Oktober 2022.

Menurutnya, surat edaran untuk menggelar shalat ghaib telah diterbitkan. Kemenag akan menggelar shalat ghaib untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Masjid Istiqlal setelah pelaksanaan Shalat Jumat.

Baca Juga: Presiden Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Tuntaskan Tugas dalam Sebulan

"Shalat Ghaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia dan dapat dilaksanakan setelah shalat Jumat pada 7 Oktober 2022," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia pun menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Ia berharap agar kejadian maut yang melibatkan banyak suporter itu tidak kembali terulang pada momen-momen apapun di masa depan.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan Kapolres Malang Dinonaktifkan

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali mengatakan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, akan bekerja secara sinergi.

Menurut Menpora Amali, pengungkapan kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam tersebut tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Apa yang dilakukan ini sejalan dengan arahan bapak Presiden Joko Widodo," kata dia.

Menpora Amali mengatakan akan menjadi satu bagian dari keanggotaan tim. Dengan adanya tim tersebut diharap kerusuhan tragedi Kanjuruhan bisa segera terungkap.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

BMKG Belum Deteksi Gempa Susulan di Kabupaten Garut

Sabtu, 3 Desember 2022 | 19:03 WIB

Getaran Gempa Garut Membuat Panik Warga Sukabumi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:36 WIB
X