• Rabu, 7 Desember 2022

Data BPBD Jatim: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Menjadi 174 Orang

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:07 WIB
Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).(Antara/Ari Bowo Sucipto)
Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).(Antara/Ari Bowo Sucipto)


SINAR HARAPAN - Korban jiwa peristiwa tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10) bertambah menjadi 174 meninggal.

"Data BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Jatim pada pukul 10.30 tadi memang demikian, 174 korban meninggal," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak kepada CNNIndonesia.com.

Dia menyebutkan, total ada 11 orang luka berat. Sedangkan 298 orang lainnya luka ringan.

Baca Juga: Kapolri Bertolak ke Malang Evaluasi Tragedi Kanjuruhan, Korban Tewas Menjadi 130 Orang

Pihaknya juga mengatakan ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

Emil menambahkan sebagian jenazah sudah teridentifikasi. Sebagian lainnya masih belum.

"RS Saiful Anwar tadi sudah membantu identifikasi. Ada lebih dari 10 korban jiwa yang belum bisa teridentifikasi," ucapnya.

Baca Juga: Kemenkes: Korban Luka Tragedi Stadion Kanjuruhan Capai 188 Orang

"Kalau ada keluarga yang mau lapor itu poskonya [crisis center] ada di depan Balai Kota Malang. Kontaknya 112, di BPPD Kota Malang," ia menambahkan.***


Editor: Norman Meoko

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini

Senin, 5 Desember 2022 | 09:05 WIB
X