• Rabu, 7 Desember 2022

Sebanyak 873 Rumah Warga Tapanuli Utara Rusak Akibat Gempa

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:43 WIB
Kolase foto dampak gempa bumi di Tapanuli Utara (ANTARA/Rinto)
Kolase foto dampak gempa bumi di Tapanuli Utara (ANTARA/Rinto)

SINAR HARAPAN--Sebanyak 873 rumah di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengalami kerusakan dampak gempa bumi tektonik Magnitudo 5,8 yang terjadi Sabtu dini hari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Indra Sahat Hottua Simaremare mengungkapkan, ke-872 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan dan parah akibat guncangan gempa bumi yang terjadi di wilayah itu.

"Berdasarkan laporan data kerusakan yang kita terima, ada 872 unit rumah penduduk rusak ringan dan berat, 60 unit rumah ibadah, dan 22 ruas jalan," ungkap Indra, Sabtu.

Selain itu, delapan unit jembatan, 17 fasilitas pendidikan, dua unit fasilitas kesehatan, 26 unit kantor pemerintahan, tiga unit kantor swasta, 31 saluran irigasi, sembilan unit tembok penahan tanah, tiga unit tiang PLN, dua unit LPJU, dan sembilan unit fasilitas air bersih, juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi.

"Juga ada satu orang korban meninggal dunia dan sebanyak 26 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi ini," katanya.

Kerusakan yang timbul akibat gempa bumi itu, kata Indra, tersebar di 15 kecamatan di Tapanuli Utara dan sangat membutuhkan langkah penanganan segera.

Posko

Sementara Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan pihaknya bersama
TNI dan Polri mendirikan posko logistik bantuan korban gempa bumi untuk meringankan beban para korban yang sedang kesulitan akibat bencana alam gempa bumi yang melanda Tapanuli Utara.

"Posko ini nantinya menjadi pusat seluruh bantuan yang diterima serta menjadi pusat penyaluran bantuan kepada para korban terdampak gempa bumi," katanya.

Dikatakan, sejumlah bantuan bagi korban bencana alam, baik dari Kemensos dan pihak lain telah dan akan diterima untuk meringankan beban para korban.

"Bencana alam ini menjadi pelajaran buat kita semua, terlebih bencana ini menjadi yang pertama dalam masa pemerintahan saya. Ke depan, ini menjadi pelajaran berharga bagaimana menghadapi bencana dan langkah apa yang harus dilakukan ke depan untuk semakin matang," sebutnya.

Sebelumnya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Bonggas Pasaribu mengatakan, gempa Magnitudo 5,8 yang terjadi menyebabkan kerusakan, baik pada rumah ibadah, rumah warga, tanah longsor hingga badan jalan yang ambrol dan rusak.

Disebutkan, gedung HKBP Tarutung Kota di Kota Tarutung, satu dari sekian rumah ibadah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi, juga lebih dari ratusan rumah warga mengalami rusak ringan dan berat.

"Sepanjang 50 hingga 60 meter badan jalan menuju kawasan wisata Salib Kasih juga tertutup material tanah longsor setinggi tiga meter," terangnya.

Selain itu, seratusan meter badan jalan di Desa Simorangkir, Kecamatan Siatasbarita mengalami ambrol hingga kedalaman setengah meter, serta seratusan meter badan jalan di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, juga mengalami kerusakan parah.

"Saat ini kita masih terus mendata kerusakan yang timbul akibat gempa bumi," sebutnya.

Sementara itu, terkait tanah longsor di kawasan wisata Salib Kasih, pihak Pemkab tengah menurunkan alat berat guna segera mengevakuasi material longsor.


Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini

Senin, 5 Desember 2022 | 09:05 WIB
X