• Rabu, 7 Desember 2022

Seorang Warga Meninggal Akibat Gempa di Tapanuli Utara

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:06 WIB
Gempa Berkekuatan di Atas Magnitudo 5.0 Guncang Tapanuli Utara Sebanyak 3 Kali Dini Hari Tadi. (Antara/HO-BMKG)
Gempa Berkekuatan di Atas Magnitudo 5.0 Guncang Tapanuli Utara Sebanyak 3 Kali Dini Hari Tadi. (Antara/HO-BMKG)


SINAR HARAPAN  - Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan sembilan lainnya luka saat terjadi guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang melanda wilayah Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu 1 Oktober 2022.

"Gempa bumi ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, sembilan mengalami luka," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat menggelar konferensi pers dalam jaringan yang diikuti dari YouTube BMKG di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 02.28 WIB itu juga merobohkan lima unit bangunan rumah warga dan beberapa lainnya rusak ringan.

Baca Juga: Gempa di Tapanuli Utara Akibat Aktivitas Sesar Besar Sumatra Segmen Renun

Lokasi gempa berada di koordinat 2,13 lintang utara dan 98,89 bujur timur atau pusat gempa berada di darat 14 kilometer barat laut Tapanuli Utara, dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Dwikorita, gempa bumi yang terjadi berjenis dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra Segmen Renun.

"Hasil analisa mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," katanya.

Baca Juga: Tiga Gempa Berkekuatan di Atas Magnitudo 5.0 Guncang Tapanuli Utara

Gempa bumi tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Tarutung dengan skala intensitas VI MMI atau getaran dirasakan oleh semua warga.

"Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar rumah," katanya.

Gempa di lokasi itu mengakibatkan kerusakan ringan pada bangunan seperti plester dinding lepas dan cerobong asap pabrik rusak.

Baca Juga: Gempa Dangkal Magnitudo 4.5 Terjadi Malam Ini di Luwu Timur

Gempa juga dirasakan hingga daerah Sipahutar dengan skala intensitas V MMI atau getaran dirasakan hampir semua warga dan orang banyak yang terbangun dari tidur.

Situasi serupa juga dialami penduduk daerah Singkildengan skala intensitas IV MMI.

"Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah," katanya.

Hal yang sama juga dirasakan warga di daerah Tapaktuan dan Gunung Sitoli dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Berdasarkan informasi sementara yang diterima BMKG, kata dia, gempa bumi itu menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah warga di Tapanuli.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini

Senin, 5 Desember 2022 | 09:05 WIB
X