• Selasa, 27 September 2022

Kemendikbudristek Sebut Lulusan Kursus Dapat Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

- Kamis, 22 September 2022 | 10:21 WIB
Peserta melakukan praktik mengoperasikan program komputer saat mengikuti pelatihan ketrampilan Front Office di Lembaga Kursus dan Pelatihan Dipcom, Desa Tenggeles, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (18/8/2022).(Antara/Yusuf Nugroho)
Peserta melakukan praktik mengoperasikan program komputer saat mengikuti pelatihan ketrampilan Front Office di Lembaga Kursus dan Pelatihan Dipcom, Desa Tenggeles, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (18/8/2022).(Antara/Yusuf Nugroho)


SINAR HARAPAN - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan lulusan kursus dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (PT) melalui rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

“Lulusan kursus dapat memperoleh RPL dari perguruan tinggi, sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Plt Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wartanto, di Jakarta, Kamis 22 September 2022.

Ia menambahkan selama ini lulusan kursus, meskipun sudah menempuh pendidikan selama satu tahun, tetapi tetapi tidak dihitung jika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Lulusan kursus ketika masuk kuliah juga disamakan dengan mahasiswa lainnya.

Baca Juga: Cegah Kasus Suap, Ini Empat Rekomendasi KPK Kepada Kemendikbudristek soal Jalur Mandiri

“Jadi dengan RPL ini ada penghargaan dari pendidikan kursus yang sudah diterimanya,” katanya.

Dia menjelaskan berdasarkan data Kemenaker, sebagian besar kebutuhan tenaga kerja adalah lulusan SMA/SMK hingga D2. Baru kemudian kebutuhan tenaga kerja pada level ahli atau lulusan D4 dan sarjana.

“Lulusan kursus itu termasuk juga yang banyak dibutuhkan, sama seperti halnya lulusan SMA,” katanya.

Baca Juga: Ada Konten yang Tidak Tepat, Kemendikbudristek Tarik dan Revisi Buku PPPKn Kelas VII

Pendidikan kursus, lanjut dia, tidak mempelajari secara keseluruhan akan tetapi spesifik dan mendalam. Misalnya untuk kursus otomotif, tidak mempelajari keseluruhan mesin tetapi bisa jadi kursus khusus pengecatan, kaki-kaki, kaca, dan sebagainya.

Akan tetapi selama ini, sertifikat yang didapat dari kursus itu tidak menjamin bisa digunakan pada perkuliahan.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik kerja sama yang dilakukan antara Kemendikbudristek dan sejumlah perguruan tinggi terkait RPL bagi pendidikan kursus.

“Pada tahun ini, rencananya ada 54 perguruan tinggi yang memiliki inisiatif terkait dengan RPL ini. Kami harapkan semakin banyak yang mau bekerja sama dengan kursus ini,” ia menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Takengon Aceh Tengah

Jumat, 23 September 2022 | 04:13 WIB
X