• Jumat, 30 September 2022

Keren! Ridwan Kamil Sebut Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Jawa Barat

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:18 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil seusai Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jawa Barat, di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Jumat (18/8/2022).(Antara/Ajat Sudrajat)
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil seusai Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jawa Barat, di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Jumat (18/8/2022).(Antara/Ajat Sudrajat)


SINAR HARAPAN - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menyebutkan saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Provinsi Jabar, di awal kepemimpinan sebagai Gubernur Jawa Barat ada 929 desa berstatus tertinggal.
 
"Jadi salah satu pencapaian, di awal menjabat kan masih ada desa tertinggal, sekarang sudah nol menurut laporan kepala dinas desa," kata Gubernur Ridwan Kamil seusai Rapat Paripurna Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Jumat 19 Agustus 2022.
 
Bahkan, lanjut Gubernur Ridwan Kamil, total desa mandiri meningkat signifikan dari 37 menjadi 1.130 desa di Provinsi Jabar.

Baca Juga: Mendes PDTT Klaim 122 Desa Melompat Dari Status Tertinggal Menjadi Desa Mandiri

"Bagi kami, keberpihakan kepada desa dengan hilangnya status desa tertinggal dan sangat tertinggal dan bertambahnya desa mandiri menunjukkan pembangunan di desa merata inklusif. Salah satunya dengan program desa digital, satu desa satu perusahaan, keberpihakan anggaran, program petani milenial," katanya.
 
Desa mandiri merupakan desa yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa secara mandiri untuk menyejahterakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
 
Gubernur Ridwan Kamil berharap bertambahnya desa mandiri di Jabar menginspirasi desa lainnya dan pihaknya yakin masa depan ada di desa syaratnya adalah menguasai digital.

Baca Juga: Ridwan Kamil Berkomitmen Program Desa Digital Jangkau 5.300 Desa di Jawa Barat

"Desa yang melompat ini supaya menginspirasi karena saya yakin masa depan itu adalah di desa, asal kuasai digital. Maka tinggal di desa, rezeki kota, bisnis pun mendunia," ujar Kang Emil.
 
Lebih lanjut ia mengatakan di satu tahun terakhir masa jabatannya, pihaknya akan memperhatikan hal yang kurang seperti kondisi jalan provinsi.

"Saya lagi memastikan salah satunya infrastruktur jalan mulus. Itu juga kan banyak komplain karena uangnya hilang karena Covid-19. Di dua tahun terakhir akan dikembalikan sehingga di akhir jabatan saya jalannya rapi-rapi, baik," ia menambahkan.***
 

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X