• Jumat, 30 September 2022

120 Warga di Kabupaten Asmat Papua Terjangkit Demam Berdarah Dengue

- Senin, 8 Agustus 2022 | 11:33 WIB
Pengasapan atau fogging di rumah warga di Agast, Kabupaten Asmat akibat kasus DBD yang menyerang kawasan itu.(Antara/HO-Dinkes Asmat)
Pengasapan atau fogging di rumah warga di Agast, Kabupaten Asmat akibat kasus DBD yang menyerang kawasan itu.(Antara/HO-Dinkes Asmat)


SINAR HARAPAN - Sejak ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) pada Juni 2022, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Asmat, Papua telah menjangkiti sekitar 120 orang warga setempat.

Kepala Seksi Surveilen dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asmat Darsono yang dihubungi dari Jayapura, Sabtu 8 Agustus 2022 mengakui bahwa kasus DBD di daerah itu terus bertambah dan hingga Jumat 5 Agustus 2022 tercatat 120 orang terjangkit penyakit tersebut.

 "Dari 120 orang yang terjangkit DBD tersebut, tercatat 104 orang dinyatakan sembuh, 11 orang rawat jalan, tiga orang dirawat di RSUD Agats, seorang dirujuk ke Timika dan seorang meninggal," katanya.

Saat ini, lanjutnya, DBD masih menyerang warga di tiga distrik, yaitu Agats, Akat dan Distrik Jetsy.
 
Kasus DBD sempat menyerang empat Distrik di Kabupaten Asmat, yaitu Distrik Agats, Akat, Jetsy, namun warga yang bermukim di Distrik Suru-suru sudah dinyatakan sembuh.
 
Darsono mengaku masih mewabahnya DBD di Kabupaten Asmat disebabkan sulitnya membersihkan jentik nyamuk yang berada di dalam bak- bak penampungan air milik masyarakat akibat sulitnya mendapatkan air bersih.

Masyarakat, katanya, memang kesulitan air bersih, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa menampung air hujan, sehingga setiap rumah memiliki puluhan bak penampungan air.
 
"Dari hasil penelitian yang dilakukan petugas kesehatan terungkap bahwa banyak bak penampungan air, terutama yang tidak tertutup rapat terdapat jentik nyamuk aedes aegypti, namun warga menolak untuk mengosongkan bak tersebut," Darsono menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X