• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Parigi Moutong Sulteng

- Minggu, 31 Juli 2022 | 15:40 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tiba di Kota Palu, disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Rudi Dewanto dan Forkompimda, di Palu, Minggu (31/7/2022).(Antara/HO-Prokopim Setda Pemprov Sulteng)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tiba di Kota Palu, disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Rudi Dewanto dan Forkompimda, di Palu, Minggu (31/7/2022).(Antara/HO-Prokopim Setda Pemprov Sulteng)


SINAR HARAPAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Desa Torue Kecamatan Torue  Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu 31 Juli 2022.

Letjen TNI Suharyanto ke Parigi Moutong melalui Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ia bersama jajarannya tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Rudi Dewanto, Bupati Sigi Mohamad Irwan dan unsur Forkompimda Sulteng.

Kepada Letjen TNI Suharyanto, Rudi Dewanto melaporkan mengenai kronologis terjadinya bencana alam banjir bandang yang menimpa Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong."Banjir bandang itu terjadi pada Kamis 28 Juli 2022 sekitar pukul 21.00 Wita," ucap Rudi.

Baca Juga: Banjir Bandang Memaksa Warga Mengungsi di Torue Parigi Moutong Sulteng

Ia mengatakan, intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 19.00 Wita pada hari itu, menjadi salah satu penyebab banjir bandang disertai material lumpur, kayu dan batu.

Dia menyebutkan Pemprov Sulteng melalui organisasi perangkat daerah terkait telah melakukan langkah - langkah penanganan jangka pendek, sejak terjadi bencana itu.

Langkah yang dilakukan yakni pendataan dan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman, disertai dengan penyerahan bantuan logistik."Berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh BPBD Sulteng, korban meninggal dunia tiga orang dan hilang empat orang," ungkapnya.

Baca Juga: Banjir di Parigi Moutong Sulteng, Tiga Tewas Empat Warga Lainnya Dinyatakan Hilang

Di samping itu, kata dia, Pemprov Sulteng mendirikan posko induk dan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan logistik warga, dan memberikan pelayanan kepada warga terdampak bencana.

Pemprov Sulteng, sebut dia, akan mengevaluasi penyebab terjadinya banjir bandang yang disertai lumpur dan kayu, untuk memastikan apakah terjadi kerusakan lingkungan di bagian hulu atau tidak.

Terkait hal itu Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengapresiasi Pemprov Sulteng dan Pemkab Parigi Moutong serta semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan dampak banjir bandang di Torue.

Ia berharap ada sinergi pemerintah daerah dengan pihak terkait dalam penanganan jangka panjang sehingga bencana yang sama tidak terulang.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X