• Minggu, 2 Oktober 2022

Kementerian Kesehatan Wajibkan Seluruh Jamaah Haji Jalani Skrining Kesehatan, Cegah Covid-19

- Rabu, 20 Juli 2022 | 12:12 WIB
Tangkapan layar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana menyampaikan keterangan pers pelaksanaan haji 1443 Hijriah/2022 Masehi di Jakarta, Selasa (7/6/2022).(Antara/Asep Firmansyah)
Tangkapan layar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana menyampaikan keterangan pers pelaksanaan haji 1443 Hijriah/2022 Masehi di Jakarta, Selasa (7/6/2022).(Antara/Asep Firmansyah)


SINAR HARAPAN - Kementerian Kesehatan mewajibkan seluruh anggota jamaah haji Indonesia yang pulang dari Arab Saudi menjalani skrining kesehatan di setiap debarkasi untuk mencegah importasi kasus Covid-19.

"Ketentuan pemeriksaan skrining Antigen Covid-19 yang semula secara acak dilakukan terhadap 10 persen dari jumlah jamaah haji setiap kloter, menjadi dilakukan terhadap seluruh jamaah haji yang kembali ke Indonesia," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu 20 Juli 2022.

Ia mengatakan ketentuan tersebut diatur dalam Surat Pemberitahuan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Nomor SR.03.4/C/3519/2022 tentang Perubahan Ketentuan Bagi Pengawasan yang berlaku per 15 Juli 2022.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Siapkan Skrining Berlapis Terhadap Kepulangan Jamaah Haji

Ketentuan tambahan terkait pelaksanaan protokol kesehatan bagi jamaah haji yang kembali ke Tanah Air telah berjalan di setiap pintu maşuk internasional (debarkasi).

Budi mengatakan upaya tersebut dilakukan dalam rangka memaksimalkan pengawasan dan mengoptimalkan upaya pencegahan serta pengendalian Covid-19, khususnya terhadap jamaah haji yang kembali ke Tanah Air.

"Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) agar melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat terkait pengawasan dan penanganan kasus positif yang ditemukan," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Covid-19, Epidemiolog: Perlu Tambah Observasi Bagi Jamaah Haji Indonesia di Kelompok Rawan

Kemenkes juga meminta KKP berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kebutuhan logistik dan hal lainnya yang diperlukan untuk skrining kesehatan haji.

Hingga Selasa 19 Juli 2022, Kementerian Kesehatan mendeteksi 14 haji yang positif Covid-19 dari total 9.551 haji yang sudah kembali ke Tanah Air. Sebanyak 13 orang haji terpapar Covid-19 dilaporkan dari Debarkasi Surabaya, sedangkan satu lainnya dilaporkan dari Debarkasi Solo.

Gejala yang timbul dari infeksi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 seluruhnya bersifat ringan, sehingga prosedur perawatan pasien sesuai protokol kesehatan yang saat ini berlaku adalah isolasi mandiri.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X