• Senin, 4 Juli 2022

Ada Ancaman Gelombang Baru Covid, Vaksinasi Perlu Digencarkan dan Disiplin Prokes

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 19 Juni 2022 | 17:07 WIB
Epidemiolog Dicky Budiman (Dok)
Epidemiolog Dicky Budiman (Dok)

SINARHARAPAN--Meski penularan visrus Covid-19 saat ini bisa ditekan, potensi peningkatan kasus baru sangat mungkin terjadi di Indonesia. Karenanya, vaksinasi harus digencarkan dan masyarakat tetap taat protokol kesehatan.

Ahli epidemiologi bahkan mengatakan varian Omicron BA.4 dan BA.5 sudah masuk ke Indonesia sehingga potensi gelombang baru jelas ada. "Potensi gelombang BA.4 dan BA.5 jelas akan ada. Untuk mengatasinya tentunya kita harus punya modal yang lebih baik yakni imunitas," kata Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman, seperti dikutip Bisnis.com, Minggu (19/6).

Imunitas, menurut Dicky, dapat ditingkatkan dengan percepatan vaksin dosis ketiga atau booster. Meskipun baru 25 persen dari populasi, dia menilai percepatan vaksin di Indonesia tahun ini lebih baik dibandingkan ketika gelombang varian Delta pada tahun lalu.

"Di sisi lain modal ini harus ditingkatkan dengan akselerasi dari vaksinasi khususnya tiga dosis mengejar ke kelompok yang rawan atau pada kelompok dewasa yang sudah jauh lebih dari 6 bulan itu harus dikejar banget," katanya.

Dicky juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga konsistensi untuk melakukan upaya pencegahan. Terlebih belakangan ini sudah ada pelonggaran di mana-mana, membuat masyarakat lalai protokol kesehatan (prokes).

"Yang kita tahu dalam menghadapi menghadapi subvarian ini kita tidak hanya mengandalkan modal imunitas vaksinasi saja. Akan tetapi kombinasi dengan perubahan perilaku, intervensi public health itu menjadi sangat kuat dan penting dilakukan," katanya.

Dicky juga menyinggung terkait narasi-narasi optimisme terkait Covid-19 yang justru membuat masyarakat tidak waspada.

Dia menyarankan daripada membangun narasi yang membuat masyarakat lalai, lebih baik memperbaiki fasilitas kesehatan di wilayah-wilayah yang cakupan vaksinnya masih buruk.

"Kita harus melihatnya dari sisi atau daerah yang terbatas faskes ya ini yang yang harus disadari dan ditingkatkan. Terutama distribusi atau percepatan dari dua dosis dan tiga dosis yang harus merata dan termasuk dalam hal ini juga harus mengingatkan Pemerintah surveilans harus diperkuat," pungkasnya.


Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Bisnis.com

Tags

Terkini

X