• Sabtu, 1 Oktober 2022

Menkes Prakirakan Puncak BA.4 dan BA.5 Maksimum 25.000 Kasus per Hari

- Kamis, 16 Juni 2022 | 11:20 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. ( Antara/HO-Biro Pers Setpres/Rusman)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. ( Antara/HO-Biro Pers Setpres/Rusman)


SINAR HARAPAN - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperkirakan puncak kasus Covid-19 Omicron varian baru BA.4 dan BA.5 maksimum hanya akan mencapai 25.000 kasus per hari, yang berkaca pada pemantauan varian tersebut di negara lain.

"Kita percaya nanti akan ada kenaikan mungkin maksimumnya 25 ribu per hari," kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya secara daring, di sela acara Penyambutan Kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 16 Juni 2022.

Dia menjelaskan di Afrika Selatan sebagai negara pertama teridentifikasinya varian baru Covid-19 tersebut, puncak kasus BA.4 dan BA.5 hanya sepertiga dari puncak kasus Covid-19 varian Omicron atau Delta sebelumnya.

Baca Juga: Menkes: Ada Delapan Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia

Sehingga jika pada saat puncak varian Delta dan Omicron sebelumnya di Indonesia terjadi 60.000 kasus per hari, maka diperkirakan puncak Omicron varian baru BA.4 dan BA.5 hanya akan mencapai 20.000-25.000 kasus per hari.

Dia mengatakan puncak kasus biasanya terjadi satu bulan setelah kasus pertama teridentifikasi. Dalam hal ini, diperkirakan puncak kasus BA.4 dan BA.5 di Indonesia kemungkinan terjadi pada pekan ketiga dan keempat Juli 2022.

"Setelahnya akan turun kembali ," dia menjelaskan.

Selain itu dia mengatakan bahwa tingkat kematian dari varian baru ini jauh lebih rendah, yakni hanya seperduabelas atau sepersepuluh dari Delta dan Omicron.***


Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X