• Rabu, 29 Juni 2022

Banjir Rob di Semarang Sinyal Bahaya, Pemprov Jateng Harus Prioritaskan Kawasan Pesisir

Banjar Chaeruddin
- Kamis, 26 Mei 2022 | 17:40 WIB
Warga terjebal dalam banjir (dok)
Warga terjebal dalam banjir (dok)

SINARHARAPAN--Banjir rob yang menggenangi kawasan Semarang Utara merupakan alarm bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk ikut memprioritaskan penanganan lingkungan kawasan pesisir Kota Semarang.

"Peristiwa banjir rob kemarin, mestinya menjadi peringatan bahwa penanganan rob di pantura Semarang dan Jawa Tengah harus segera dan menjadi prioritas," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hadi Santoso, Kamis (26/5).

Peristiwa tersebut sempat menghentikan kegiatan industri, pelayanan penumpang, maupun bongkar muat kapal di Pelabuhan Tanjung Emas dan berbagai kegiatan ekonomi lainnya. 

Banjir rob juga dipicu oleh jebolnya tanggul di kawasan berikat Lamicitra di kompleks Pelabuhan Tanjung Emas. Hal tersebut juga mengingatkan pembangunan infrastruktur penanganan rob memperoleh perhatian.

"Banjir rob kali ini menjadi sinyal bahaya bagi Jawa Tengah terutama di kawasan pantura," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah ini.

Problem banjir rob ini tidak hanya dialami oleh warga Kota Semarang saja. Namun juga masyarakat di Kota Pekalongann, Demak dan kawasan pesisir Jawa Tengah lainnya.

Di tengah keterbatasan kemampuan daerah, Pemprov Jawa Tengah juga harus turun tangan untuk membantu menyelesaikannya. Bukan hanya di Kota Semarang, Kota Pekalongan tapi juga di pantura lainnya.

Dikutip republika.id, penanganan banjir rob sudah tidak bisa ditunda lagi, sabuk pantai Semarang- Demak sudah sangat mendesak. "Jika masih terlalu lama berdiskusi tentang administrasi status tanah serta regulasi lainnya, maka akan semakin membahayakan ekonomi masyarakat," katanya.

Hadi mendesak agar Pemprov Jawa Tengah tidak menunda atau terlalu lama untuk turun tangan. Dampak yang ditimbulkan sudah semakin membahayakan masyarakat lokal dan ekonomi nasional, setelah sejumlah sarana prasarana vital perekonomian ikut terdampak.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

72.092 Calon Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi

Senin, 27 Juni 2022 | 11:03 WIB

Wabah PMK di Lombok Tengah Terus Melonjak

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:45 WIB
X