• Minggu, 26 Juni 2022

Kasus Hepatitis Akut Sudah ditemukan di 10 Provinsi

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 25 Mei 2022 | 17:42 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

ILustrasi (republika.co.id)

SINARHARAPAN--Penyebaran kasus hepatitis akut sudah mencapai 10 provinsi, demikian pernyataan resmi pemerintah.

Ke-10 provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Bangka Belitung, Jambi, Sumatra Barat, Banten, DIY, dan Sulawesi Selatan.

Namun hingga saat ini penyebab dari hepatitis akut masih belum dapat terpecahkan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengungkap 6 dugaan penyabab kasus hepatitis akut berdasarkan data UK Health Security Agency, 19 Mei 2022. Yaitu, adenovirus biasa, adenovirus varian baru, sindrom post-infeksi SARS-CoV-2,  paparan obat, lingkungan, atau toksin, patogen baru, kemudian varian baru SARS-CoV-2.

“Ini hipotesis-hipotesis atau kemungkinan-kemungkinan, atau dugaan-dugaan sebagai penyebab hepatitis akut,” kata Syahril, dilansir laman Kemenkes.

Hipotesis tersebut yang terjadi di Inggris dan Amerika. Sedangkan untuk kondisi di Indonesia, masih menunggu informasi terbaru hasil penelitian dugaan penyabab hepatitis akut tersebut.

Sampai 23 Mei 2022 kasus kumulatif dugaan hepatitis akut ada 35 kasus.

 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Wabah PMK di Lombok Tengah Terus Melonjak

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:45 WIB

Kasus Baru Covid-19 Terus Naik, Mendekati 2.000

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:32 WIB

192.810 Orang Peserta SBMPTN Dinyatakan Lulus

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:35 WIB
X