• Minggu, 26 Juni 2022

Kemenkes: Situasi Global Dugaan Hepatitis Akut Berjumlah 614 Kasus

- Selasa, 24 Mei 2022 | 16:17 WIB
Tangkapan layar - Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril saat menyampaikan keterangan pers yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Selasa (24/5/2022).(Antara/Andi Firdaus)
Tangkapan layar - Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril saat menyampaikan keterangan pers yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Selasa (24/5/2022).(Antara/Andi Firdaus)


SINAR HARAPAN - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril melaporkan situasi global dugaan penyakit Hepatitis akut misterius pada anak di bawah usia 16 tahun per 21 Mei 2022 berjumlah 614 kasus.

"Ada 31 negara yang melaporkan total 614 kasus dengan 14 kasus kematian," kata Mohammad Syahril saat menyampaikan keterangan pers yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Selasa 24 Mei 2022.

Dia mengatakan jumlah itu merupakan akumulasi kasus sejak Inggris mengumumkan sepuluh kasus pertamanya pada 5 April 2022.

Baca Juga: Ini Lima Hipotesis Wamenkes Perihal Penyebab Hepatitis Akut

Syahril mengatakan Amerika serikat dan Inggris menjadi kawasan dengan jumlah kasus terbanyak.

Negara tersebut di antaranya Amerika Serikat 180 kasus, Inggris 176 kasus, Brazil 44 kasus, Italia 35 kasus, Spanyol 26 kasus, Meksiko 21 kasus, Indonesia 14 kasus.

Israel, Jepang, Portugal masing-masing 12 kasus, Kanada 11 kasus. Argentina, Swedia dan Belgia masing-masing sembilan kasus. Denmark, Irlandia, Belanda masing-masing enam kasus, Norwegia empat kasus.

Baca Juga: Kemenkes: Gejala Berat Hepatitis Akut Misterius Muncul dalam Dua Pekan

Greece dan Polandia masing-masing tiga kasus. Austria, Costa Rica, Cyprus, Perancis dan Panama masing-masing dua kasus. Malaysia, Moldova, Palestina, Serbia, Singapura dan Korea Selatan masing-masing satu kasus.

Situasi global dugaan Hepatitis akut bergejala berat pada anak di bawah umur 16 tahun yang belum diketahui penyebabnya itu dimulai dari laporan pemerintah Inggris pada 5 April 2022 bahwa ada sepuluh kasus pada anak-anak 11 bulan hingga 5 tahun dari Skotlandia.

Tiga hari berselang, otoritas kesehatan Inggris mengidentifikasi total 74 kasus serupa, termasuk sepuluh kasus dari hasil penyelidikan lebih lanjut. Enam Anak telah menjalani transplantasi hati atas penyakit itu.

Baca Juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Beri Penjelasan Akurat Hepatitis Akut

Pada 12 April 2022, muncul 61 kasus tambahan yang sedang diselidiki di Inggris, Wales dan Irlandia Utara. Sebagian besar kasus dialami anak usia 2-5 tahun.

Pada 14 April 2022, Skotlandia melaporkan dari 13 kasus yang diselidiki, dua di antaranya terkait secara epidemiologi. Pada 20 April 2022, Inggris kembali mengonfirmasi 111 kasus di wilayahnya.

Pada 27 April 2022, ada sekitar 55 kasus yang dilaporkan dari Austria, Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Rumania dan Spanyol. Kasus sporadis telah dilaporkan dari negara lain di seluruh dunia termasuk Kanada, Israel, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.

Pada 1 Mei 2022, Setidaknya 228 kasus (hepatitis) yang dilaporkan ke WHO dari 20 negara dengan lebih dari 50 kasus tambahan yang sedang diselidiki. Hingga 10 Mei 2022, diperkirakan 436 kasus dari 27 negara yang dilaporkan di dunia dengan 11 kematian, terdiri atas kematian di Indonesia lima kasus, Palestina satu kasus, dan Amerika Serikat lima kasus.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Wabah PMK di Lombok Tengah Terus Melonjak

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:45 WIB

Kasus Baru Covid-19 Terus Naik, Mendekati 2.000

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:32 WIB

192.810 Orang Peserta SBMPTN Dinyatakan Lulus

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:35 WIB
X