• Minggu, 26 Juni 2022

Jalan Akses ke TPK Semarang Masih Terbatas Akibat Banjir Rob

- Selasa, 24 Mei 2022 | 12:30 WIB
Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Jawa Tengah.(Antara/HO-Pelindo Regional 3)
Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Jawa Tengah.(Antara/HO-Pelindo Regional 3)


SINAR HARAPAN - General Manager Terminal Petikemas (TPK) Semarang, I Nyoman Sudhiarta mengatakan jalan akses ke wilayah itu masih terbatas, akibat banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Jawa Tengah.

"Meski demikian, saat ini TPK Semarang sudah bersiap untuk melakukan kegiatan operasional di lapangan, karena lapangan penumpukan di area TPK relatif kering, sehingga memungkinkan dilakukan kegiatan operasional," kata Sudhiarta di Surabaya, Selasa 24 Mei 2022.

Ia mengatakan, saat ini ketinggian air di lokasi itu antara 40 sampai 100 cm sepanjang jalan dari Pos 4 sampai pintu gerbang atau gate TPK Semarang, dan sebelumnya sempat mengalami listrik padam.

Baca Juga: Aktivitas Sejumlah Perusahaan Terdampak Banjir Rob di Semarang

Namun, Tim TPK Semarang dan PLN telah selesai melakukan pengecekan terhadap panel listrik di area terminal, dan dinyatakan aman untuk aliran listrik, sehingga bisa dilakukan penyambungan alat bongkar muat utama ke dalam panel listrik.

Saat ini, kata dia, terdapat tiga kapal yang sedang dilayani TPK Semarang yakni MV SITC Shekou, MV. Uni Premiere dan MV. Intan Daya 8.

Seperti diwartakan, banjir rob atau air pasang yang melimpas ke daratan dengan ketinggian 2 meter lebih melanda kawasan pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, khususnya daerah di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas.

Baca Juga: BMKG Prediksi Banjir Rob di Sebagian Jawa Berlangsung hingga 25 Mei

Selain sepeda motor dan mobil, ribuan unit mesin jahit serta mesin produksi pada sejumlah pabrik juga terendam banjir rob.

Puluhan kontainer atau peti kemas yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas juga tampak terendam banjir rob.

Belum diketahui pasti jumlah kerugian dari berbagai pihak akibat peristiwa banjir rob yang terjadi bersamaan dengan gelombang tinggi, serta diperparah dengan jebolnya tanggul laut di kawasan pelabuhan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Wabah PMK di Lombok Tengah Terus Melonjak

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:45 WIB

Kasus Baru Covid-19 Terus Naik, Mendekati 2.000

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:32 WIB

192.810 Orang Peserta SBMPTN Dinyatakan Lulus

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:35 WIB
X