Kapolri Minta Vaksinasi di Papua Ditingkatkan

- Kamis, 30 September 2021 | 13:02 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di arena PON XX Papua, di Jayapura, Kamis (30/9/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di arena PON XX Papua, di Jayapura, Kamis (30/9/2021).

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah di Papua untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 guna mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2-15 Oktober 2021.

Dalam keterangan tertulis Divisi Humas Polri yang diterima di Jakarta, Kamis (30/9/2021), Sigit mengatakan pemerintah menyetujui PON XX Papua dihadiri penonton dengan kapasitas 25 persen dan sudah divaksinasi dosis kedua.

Untuk itu, kata Sigit, percepatan vaksinasi dosis kedua perlu dilakukan guna mencegah transmisi atau penularan Covid-19 saat laga PON XX Papua dilaksanakan.

"Saat ini wilayah Papua sedang dilaksanakan PON XX dimana ketentuan dari pemerintah terkait masyarakat yang akan menonton menjadi suporter wajib vaksin dua kali. Ini harus dilakukan untuk mencegah transmisi atau penularan yang tentunya akan memunculkan klaster kerumunan," kata Sigit.

Dalam tugas kerja di Papua, Sigit mendapatkan laporan dari jajaranya yang bertugas di wilayah yang menjadi arena penyelenggaraan PON XX Papua, yakni di Mimika, Keerom dan Jayapura.

Dari laporan tersebut, Sigit meminta agar target capaian vaksinasi di arena PON XX Papua di Mimika ditingkatkan minimal 70 persen masyarakat sudah divaksin.

Sedangkan di Keerom, Sigit mendapatkan data bahwa sudah 70 persen masyarakat sudah divaksin. Hal ini diapresiasi dan meminta jajaran memastikan agar masyarakat yang akan menonton pertandingan PON XX Papua sudah divaksin dosis kedua.

"Kemudian pastikan masyarakat Keerom yang datang ke venue terdekat betul-betul sudah divaksin. Ini jadi kerja keras kita semua dan rekan-rekan sudah mampu menghadapi kendala yang ada. Saya hargai kerja keras rekan-rekan semua yang saya yakin tidak mudah melakukan vaksinasi di wilayah masing-masing," katanya.

Perlu Strategi Khusus

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

X