Sri Mulyani Optimistis Transaksi Ekonomi Digital Indonesia Tembus US$ 40 Miliar

Jumat , 11 Oktober 2019 | 13:58
Sri Mulyani Optimistis Transaksi Ekonomi Digital Indonesia Tembus US$ 40 Miliar
Sumber Foto: SH/Satryo Yudhantoko
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia bisa mencapai angka US$ 40 miliar hingga akhir 2019 ini. Bahkan pada 2025, ekonomi digital di Indonesia akan berkembang dengan pesat dengan nilai transaksi diprediksi mencapai US$ 130 miliar.

"Untuk Indonesia, ekonomi digital berkembang luar biasa sangat besar dan sangat cepat di Indonesia. Kalau dilihat dari statistiknya, tahun 2019 US$ 40 miliar. Potensi di Indonesia bisa mencapai US$ 130 miliar pada tahun 2025. Indonesia merupakan salah satu negara di Asia, Asia Tenggara atau bahkan dunia, di mana gross dari ekonomi digitalnya termasuk cepat," katanya dalam sebuah acara seminar publik, dibilangan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Capain pertumbuhan ekonomi digital yang tumbuh hingga 40 persen tersebut, menurut Sri berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum yang hanya bertengger di angka 5 persen.

"Itu (angka 5 persen) hampir semua sektor, boro-boro hari ini, tadi aja saya baru pulang dari Malang, bicara dengan seluruh Kanwil-Kanwil (Kemenkeu), di sana saya tanya, bagaimana penerimaan pajak? Muka mereka lesu semua. Jadi kalau kita bicara ada suatu sektor dan kegiatan ekonomi yang bisa tumbuh 40 persen, di hari gini itu tentu suatu yang luar biasa," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh perusahaan platform ekonomi digital di Indonesia, baik yang sudah masuk kategori unicorn atau belum, untuk merealisasikan target ekonomi yang ada di dalam APBN 2020. "Jadi kita lihat di dalam APBN tadi, penerimaaan negara kita bisa menggunakan digital ekonomi dan belanjanya juga bisa menggunakan digital ekonomi dan company," sebutnya.

"Dan pembiayaan untuk investasi surat berharga negara juga bisa. Kami pemerintah secara umum menganggap perusahaan-perusahaan digital ekonomi adalah partner yang bisa sama-sama memajukan perekonomian Indonesia. Kita berharap akselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan perekonomian bisa dipercepat dan ditingkatkan," tutupnya. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load