Ganti Fadli Zon, Gerindra Bantah Isyarat Dukung Jokowi

Selasa , 01 Oktober 2019 | 17:02
Ganti Fadli Zon, Gerindra Bantah Isyarat Dukung Jokowi
Sumber Foto Cnnindonesia.com
Ahmad Muzani
POPULER

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa penunjukan Sufmi Dasco Ahmad untuk menyetujui Fadli Zon di kursi Wakil Ketua DPR bukan mengartikan bahwa Gerindra akan bergabung dalam koalisi partai politik yang mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurutnya, Gerindra belum menentukan sikap yang terkait dengan posisi di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf hingga saat ini. "Enggak. Itu bukan isyarat," kata Muzani untuk membahas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (1/10/2019).

Dia pun menyampaikan bahwa tidak ada permintaan dari parpol di koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf, khususnya PDIP agar Fadli tidak lagi menjadi Wakil Ketua DPR periode 2019-2024.

Muzani keputusan semua isyarat dan keputusan terkait posisi Gerindra di pemerintahan mendatang berada di tangan Prabowo.

Wakil Ketua MPR periode 2014-2019 itu melanjutkan, komunikasi Gerindra dengan pemerintah memang terjalin dan hal ini merupakan suatu kehormatan. "Isyarat itu semua dari Prabowo, putuskan apakah kita gabung atau tidak. Hubungi komunikasi dengan pemerintah, ya, komunikasi itu bagus. Sama sekali tidak ada (permintaan PDIP soal Fadli), "katanya seperti dilansir cnnindonesia.com .

Sebelumnya, Muzani memastikan Fadli tidak akan lagi disetujui sebagai Wakil Ketua DPR periode 2019-2024.

Dia menyatakan, Fadli akan mendapatkan tugas baru dari Prabowo. Menurutnya, jatah kursi Wakil Ketua DPR untuk Partai Gerindra di periode 2019-2024 akan diduduki oleh Dasco. "Prabowo akan memberi penugasan baru (untuk) Fadli di bidang-bidang yang lain yang akan dirumuskan kembali Prabowo," kata Muzani untuk di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Fadli Zon sendiri mengaku tidak kecewa. Dia malah membantah terima kasih Prabowo Subianto yang mempercayakan posisi tersebut selama lima tahun terakhir.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load