Junta Myanmar Jatuhkan Dakwaan Baru pada Aung Suu Kyi

Sabtu , 15 Januari 2022 | 11:07
Junta Myanmar Jatuhkan Dakwaan Baru pada Aung Suu Kyi
Sumber Foto: Istimewa.
Pemimpin Sipil Myanmar Aung San Suu Kyimar.

JAKARTA - Pemerintahan militer Myanmar kembali menambahkan lima tuntutan pada pemimpin sipil Aung San Suu Kyi terkait izin penyewaan dan pembelian helikopter, seperti yang dikutip dari Aljazeera pada Sabtu, 15/01/2022.

Aung San Suu Kyi sudah ditahan sejak Februari 2021 oleh pemerintahan militer Myanmar sudah dituntut dengan lima tuntutan korupsi lainnya. Setiap tuntutan memiliki ancaman hukuman hingga 15 tahun kurungan penjara dan denda.

 

Sebelumnya, Suu Kyi dituntut dan telah diputuskan bersalah dan harus menjalani hukuman penjara atas tuduhan mengimpor dan memiliki walkie talkie ilegal serta melanggar pembatasan pandemi Covid-19. Pendukungnya mengatakan semua tuduhan yang dikenakan pada Suu Kyi merupakan justifikasi militer dalam mencegah kembalinya Suu Kyi ke panggung politik.

"Tidak ada orang yang bebas dari hukum. Saya hanya ingin mengatakan ia akan diadili berdasarkan hukum," ujar Mayor Jenderal Zaw Min Tun saat memberikan keterangan dalam konfrensi pers pada Jumat. (E-4)

 

 



Sumber Berita: Aljazeera.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load