Ilmuwan Temukan Versi Lain Varian Omicron

Kamis , 09 Desember 2021 | 20:05
Ilmuwan Temukan Versi Lain Varian Omicron
Sumber Foto: Kompas.com.
Ilustrasi.

JAKARTA - Negara bagian Australia, Queensland, telah menemukan garis keturunan baru dari varian baru COVID-19 Omicron.
Temuan tersebut pun terdeteksi pada kasus pelancong yang baru tiba dari Afrika Selatan. Hal itu disampaikan oleh Otoritas Kesehatan Queensland, Rabu (8/12/2021).

Dikutip dari laman Straits Times, garis keturunan dari Omicron ini memiliki sekitar setengah variasi gen Omicron asli. Ditemukan ada sekitar 14 mutasi genom dari varian Omicron konvensional dan tidak memiliki fitur putus gen S. "Garis keturunan baru memiliki sekitar setengah variasi gen dari varian Omicron asli dan tidak dapat dideteksi dengan skrining biasa," kata pejabat kepala kesehatan negara bagian Peter Aitken, dikutip dari laman Straits Time.

Selain itu, Aitken mengatakan, garis keturunan baru ini memiliki penanda untuk diklasifikasikan sebagai Omicron. Akan tetapi, mereka belum mengetahui bagaimana tingkat keparahan klinis yang diakibatkan varian ini dan efektivitas vaksin. Kami sekarang memiliki Omicron dan seperti Omicron," ujar Aitken.

Penemuan itu muncul ketika Queensland bersiap untuk membuka kembali perbatasannya ke seluruh Australia lebih cepat dari jadwal Senin depan, karena lebih dari 80 persen populasi yang memenuhi syarat akan divaksinasi penuh akhir pekan ini.

Penemuan ini mungkin merupakan kemunduran bagi para ilmuwan yang berlomba untuk memahami dampak penuh dari varian Omicron, termasuk seberapa ganas strain tersebut dan apakah vaksin efektif dalam mengurangi risiko penyakit parah.

Meskipun sebagian besar perubahan genetik tidak berbahaya karena virus bermutasi, beberapa dapat membuat mutan lebih jago menginfeksi sel, misalnya, atau menghindari antibodi. (E-4)



Sumber Berita: Detik.com.

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load