Deretan Negara ASEAN Larang Masuk Pendatang

Senin , 29 November 2021 | 17:44
Deretan Negara ASEAN Larang Masuk Pendatang
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Depok.
Ilustrasi.

JAKARTA - Covid-19 varian Omicron terdeteksi beberapa waktu lalu di wilayah Afrika, sehingga berbagai negara memperketat perbatasan. Mengutip CNN, Senin (29/11/2021), berikut beberapa negara Asia Tenggara yang perketat perbatasan untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

1. Indonesia

Pemerintah Indonesia melarang masuk warga negara asing (WNA) yang pernah tinggal atau berkunjung dari Afrika Selatan untuk sementara waktu. Larangan ini berlaku mulai Senin (29/11/2021), beberapa hari sejak dunia digemparkan dengan kemunculan varian Omicron.

Selain itu, warga asing yang berasal dari Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, dan Nigeria juga dilarang masuk. Tidak hanya itu, Indonesia juga menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, dan beberapa negara lain yang disebutkan sebelumnya.

Walaupun demikian, aturan ini tidak berlaku bagi WNA yang akan mengikuti pertemuan G20 pada 2022 mendatang.

2. Singapura

Singapura menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang ikut memperketat perbatasan mereka dalam menghadapi varian Omicron. Singapura melarang pendatang dari tujuh negara di Afrika masuk ke negara itu sejak Sabtu (27/11/2021).

Aturan tersebut berlaku bagi pendatang asing yang memiliki riwayat perjalanan ke Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namina, Afrika Selatan, dan Zimbabwe.

Mereka yang berasal atau memiliki riwayat perjalanan dari tujuh negara itu tak akan diizinkan masuk bahkan transit melalui Singapura. Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan aturan pembatasan baru itu akan berlangsung selama satu bulan. Pihak berwenang juga akan terus memantau dan memperpanjang kebijakan itu jika perlu.

3. Malaysia

Malaysia melarang masuk pendatang asing dengan riwayat perjalanan dari tujuh negara Afrika untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron. Pihak berwenang Malaysia mengumumkan larangan ini pada pekan lalu, tak lama setelah Afrika Selatan mengumumkan temuan kasus Covid-19 yang disebut-sebut lebih cepat menular itu.

4. Thailand

Thailand memutuskan untuk menutup perjalanan udara dari delapan negara Afrika yang dinilai berisiko tinggi menularkan Covid-19 varian Omicron.

Pejabat Kesehatan Senior Thailand, Opas Karnkawinpong, mengatakan bahwa larangan masuk lewat jalur udara tersebut akan diterapkan pada pelaku perjalanan dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe mulai Desember mendatang.

5. Filipina

Filipina turut memperketat perbatasan mereka untuk merespons kemunculan varian baru Covid-19, Omicron. Filipina melarang masuk pendatang dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, dan Mozambik.

Selain itu, Filipina juga menambah beberapa negara di Eropa ke dalam daftar terlarang pada Minggu (28/11). Beberapa negara Eropa yang masuk dalam 'daftar merah' tadi ialah Austria, Ceko, Hungaria, Belanda, Swiss, Belgia, dan Italia.

6. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam juga ikut memperketat perbatasan mereka terhadap delapan negara di selatan Afrika akibat kemunculan varian Omicron.

Menteri Dalam Negeri Brunei, Pehin Orang Kaya Seri Kerna Dato Seri Setia (Dr) Awang Abu Bakar Apong, mengumumkan pada Sabtu (27/11), pelancong dari Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, dan Zimbabwe dilarang memasuki negara itu.

Kebijakan ini juga berlaku bagi warga yang sebelumnya telah menerima persetujuan untuk masuk ke Brunei. Warga dari delapan negara tadi tetap tidak bisa masuk ke Brunei walaupun sudah mendapatkan izin sebelumnya. (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load